Banner Pemprov 17 Agustus

Sembilan Kilogram Shabu Gagal Masuk Sumsel

PALEMBANG, koranindonesia.id Berbagai upaya untuk mengelabui petugas dilakukan para pemain narkoba, dengan harapan lolos dari penangkapan. Namun usaha menyimpan sabu ke dalam sasis mobil, malah justru menjebak empat kawanan pengedar narkoba yang masuk Sumsel ini.
Dimas Baret Mandala dan Riko Gusdi Fendri ditangkap jajaran Ditresnarkoba Polda Sumsel
saat melintas di Jalan Banyuasin III depan komplek perkantoran Pemkab Banyuasin. Dengan barang bukti berupa satu kilogram sabu yang sengaja disimpan dibawah sasis mobil Toyota Yaris BG 7481 IN, cukup mengantar kedua tersangka kebalik jeruji besi.
Langkah petugas tidak berhenti sampai disitu, jajaran ini juga mengembangkan kasus ini hingga tertangkap Amri dan Muis saat melintas di Jalan Ki Marogan, Kecamatan Kertapati Palembang. Dengan membawa barang bukti sabu seberat 8 kilogram yang sengaja sibungkus dengan kantong kresek menggunakan sepeda motor jenis Honda Pop BG 4249 AAY, kedua tersangka digelandang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
“Kita tidak akan memberikan peluang bagi pelaku pengedar maupun bandar narkoba di Sumatera Selatan ini. Walau Sumsel bisa dijadikan tempat transit atau pasar narkoba, kita akan tetap berantas. Untuk pengungkapan kasus ini juga tidak lepas dari peranan masyarakat dalam memberikan informasi, oleh karena itu, kita sangat mengapresiasinya,” papar Kapolda Sumsel, Irjen Pol Firli saat gelar press release, Senin (1/7).
Keempat pelaku yang ditangkap dengan barang bukti sabu seberat sembilan kilogram ada yang ditangkap dengan barang bukti sabu seberat 1 kilogram dan delapan kilogram barang bukti semuanya ini berasal dari Aceh.
“Mereka ini merupakan jaringan luar. Jalurnya masuk ke Indonesia melalui Aceh. Seperti kita ketahui, para bandar narkoba ini, dalam menjalankan bisnis haramnya tidaklah bekerja sendiri, melainkan melalui jaringan – jaringan yang sudah mereka bentuk mulai dari memasukkan narkoba ke Indonesia sampai mendistribusikannya, wilayah lain tentunya ada jaringan yang mengatur,” terangnya.
Ditambahkan, Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel, Kombes Pol Farman, keempat pelaku ditangkap ditempat berbeda dihari yang sama dengan total barang bukti yang diamankan sabu seberat sembilan kilogram.
“Dari hasil pengakuan tersangka sabu berasal dari Aceh, masuk ke Palembang melalui jalur darat. Untuk diedarkan di Palembang atau luar Palembang masih kami dalami,” tandasnya.
Selain mengamankan barang bukti sembilan kilogram sabu, polisi juga mengamankan barang bukti satu unit sepeda motor Honda Pop BG 4249 AAY dan mobil Toyota Yaris BG 7481 IN serta dua unit handphone.(fhy)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.