Banner sumsel

Selisih Paham di Sosmed dengan Mantan, Pria Ini Disekap dan Dianiaya dalam Mobil

PALEMBANG, koranindonesia.id – Diduga hanya karena salah paham di sosial media (sosmed), Bonang Surya (21) warga Jalan KH Rasyid Sidik, Gang Pulau, Kelurahan 7 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I Palembang, harus menjadi korban penggeroyokan.

Tak hanya menjadi korban penggeroyokan didalam mobil, Bonang pun harus menjadi korban penyekapan yang diduga dilakukan teman-teman kakak dari mantan pacarnya.

Akibat pengeroyokan tersebut, Bonang mengalami luka memar di kedua mata, luka di bagian hidung, bibir dan langsung menjalani pengobatan di RS Muhammadiyah Palembang.

Kepada petugas piket Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang Bonang mengatakan peristiwa nahas yang dialaminya terjadi pada Sabtu (20/10) malam sekitar pukul 21.30 WIB, kemarin.

Kejadian berawal saat korban dijemput TW (terlapor) bersama sejumlah temannya dari kediamannya, saat dijemput dengan menggunakan mobil, ternyata di dalam mobil tersebut sudah ada teman-teman terlapor di dalamnya.

“Saat saya masuk ke dalam mobil, ternyata ada OK Pak, yang merupakan kakak mantan pacar saya Pak. Terlapor menanyakan perihal isi chatingan saya dengan AY (mantan pacar) saya belum sempat saya menjelaskan, saya sudah dipukuli di dalam mobil tersebut,” katanya Minggu (21/10/2018) saat memberikan keterangan kepada petugas.

Setelah dipukuli di dalam mobil, terlapor cs pun menyekap korban dan membawanya ke rumah OK sebelum akhirnya korban berhasil menyelematkan diri keesokan harinya.

“Mungkin permasalahannya hanya karena salah paham chatingan saja Pak, antara saya dan mantan pacar saya, tapi kenapa pacarnya TW malah memukuli saya dengan dibantu teman-temannya,” jelasnya.

Dirinya pun berharap dengan adanya laporanya yang ia buat, petugas dapat memproses laporannya segera. “Saya tak terima Pak, dan berharap laporan saya ini dapat ditindaklanjuti agar mereka dapat cepat ditangkap,” harapnya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara melalui Kasubag Humas AKP Andi Haryadi saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan dari korban.

“Sudah kita terima laporannya, selanjutnya laporannya akan kita serahkan ke unit Reskrim Polresta Palembang untuk ditindaklanjuti,” singkat Andi.
(anl)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.