Banner sumsel

Selama Ramadan, Volume Sampah di OKU Meningkat

BATURAJA, koranindonesia.id – Volume sampah di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatra Selatan (Sumsel), selama sepekan Ramadan 1440 Hijriah (H) ini mengalami peningkatkan hingga 6 ton per hari, dibandingkan hari biasanya. Peningkatan volume sampah ini dikarenakan adanya perubahan pola konsumsi masyarakat selama bulan Ramadan.

“Tren peningkatan volume sampah ini pasti terjadi setiap bulan Ramadan,” ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) OKU Slamet Riyadi melalui Kabid Pengolahan Sampah DLH OKU Brigman saat dibincangi disela-sela kesibukannya, Selasa (14/5/2019).

Dikatakan Brigman, pada hari biasa volume sampah di OKU dalam sehari hanya 40 ton, sedangkan pada bulan Ramadan volume sampah dalam sehari bisa mencapai 46 ton. “Peningkatkan volume sampah ini didominasi sampah kulit dogan sisanya sampah organik sisa makanan lainnya,” sebut Brigman.

Karena peningkatan volume sampah ini lanjut Brigman pihak DLH OKU harus bekerja ekstra, pihaknya terpaksa beberapa kali melakukan pengangkutan sampah disetiap titik pengumpulan sampah, terutama di Taman Kota Baturaja yang merupakan Pasar Bedug yang menjual kuliner khas Ramadan.

“Kalau 6 ton itu kita tambah 3 Rate (angkut), kalau di taman kota sudah dipastikan kita mengulang dua kali untuk mengangkut sampah tersebut,” tuturnya.

Disinggung selama Ramadan ini, apakah ada penambahan jumlah armada angkutan sampah, Dikatakan Brigman pada Ramadan ini, pihaknya tetap menggunakan armada angkutan pada hari biasanya, disebutkannya DLH OKU hanya menyiapkan 11 armada angkutan yang dioperasikan di kecamatan dalam kawasan kota.

“Kita punya 14 armada tapi yang 2 sudah rusak karena termakan usia alias uzur, yang satunya masih dibenahi karena kecelakaan, jadi cuma 11 armada yang kita kerahkan, hanya saja waktu pengangkutannya yang kita tambah,” sebutnya.

Brigman mengimbau, kepada masyarakat agar membuanh sampah ditempat pengumpulan sampah sebelum armada angkutan sampah datang sehingga sampah bisa dingkut oleh petugas sampah. “Setiap tempat sudah ada jadwalnya, masyarakat kita harapkan sudah membuang sampah ditempat pengumpulan sampah sebelum jadwal tersebut, mari kita jaga kebersihan lingkungan kita dengan tidak membuang sampah sembarangan,” pungkasnya.
(tin)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.