Banner sumsel

Selama 2018, 37 Ribu Lahan di Sumsel Terbakar

PALEMBANG,koranindonesia.Id-Selama tahun 2018, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat 37.362 lahan di Sumsel terbakar.

Kepala Bidang Penanganan Kedaruratan BPBD Sumsel, Ansori mengatakan, lahan yang paling luas terbakar di Ogan Komering Ilir (OKI) mencapai 19.402 hektar.  Ini dikarenakan lahan di Kabupaten OKI kebanyakan gambut sehingga sangat sulit dipadamkan serta mudah terbakar saat terjadi kekeringan.

Kemudian, disusul Kabupaten Banyuasin, luas lahan terbakar mencapai 5.812 hektar, lalu Kabupaten Muara Enim  4.404 hektar serta Kabupaten Ogan Ilir seluas 3.577 hektar. Untuk Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) lahan yang terbakar mencapai 1.646 hektar, kemudian Kabupaten Musi Rawas seluas 1.776 hektar.

“Untuk daerah lainnya ada juga (Karhutla) tapi cakupannya relatif kecil hanya puluhan hingga ratusan hektar,” ungkap Ansori, Jumat (2/11/2018).

Selama diterapkannya siaga Karhutla, 13 unit helikopter dioperasikan untuk waterboombing dengan jumlah penerbangan 1.173 kali dan waterboombing 27.097 kali.

Dalam waterboombing ini air yang ditumpahkan sebanyak 103 juta liter. Selain melakukan waterboombing upaya yang dilakukan yaitu dengan melakukan TMC. TMC ini melibatkan 4 pesawat dengan 120 kali penerbangan dan bahan semai yakni sebanyak 123.520 kilogram garam.

“Dengan dicabutnya status siaga karhutla maka seluruh operasi ini dihentikan termasuk dengan operasional pesawat,” pungkasnya.(ram)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.