Banner sumsel

Selain Diviralkan, Kecurangan Harus Dilaporkan ke Bawaslu

JAKARTA,koranindonesia.id- Bawaslu menyatakan kepada pihak yang merasa ada indikasi kecurangan Pemilu 2019 segera melapor ke Bawaslu. jangan hanya diviralkan, tetapi juga harus dilaporkan bersamaan.

Komisoner Bawaslu RI, Rahmat Bagja mengatakan viral sillahkan, dilaporkan juga otomatis harusnya begitu. Viral terus dilaporkan.

Pernyataan itu mengemuka menyusul adanya klaim Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Djoko Santoso yang menyebutkan bahwa paslon 02 bisa menang telak jika tak dicurangi. Dia mengklaim angka kemenangan bisa di angka 80%.

“Kami Bawaslu mengimbau pada pihak yang merasa dicurangi melapor. Bawaslu menjamin tiap laporan yang masuk akan ditindak lanjuti,” ungkapnya saat dihubungi, di Jakarta, Kamis (24/04/2019).

Dijelaskannya sebaiknya dua-duanya diviralkan dan laporkan. Sehingga Bawaslu akan langsung proses, banyak yang sudah di proses kok viral-viral tersebut. Diakuinya sejauh ini sudah ada pihak yang dilaporkan pada Bawaslu terkait penyelengggaraan pemilu pasca pencoblosan.

“Adapun beberapa kasus tidak lanjut karena alat buktinya kurang,” terangnya.

Sementara Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Djoko Santoso memparkan pada tanggal 17 April, dan hasilnya memang Prabowo-Sandiaga menang. Walaupun sebelum tanggal 17 dan setelah tanggal 17 mereka curang terus. Curangnya ini sudah tidak aturan, mereka secara masif, terencana sistematik dan brutal.

“Tapi masih tersisa suara 62%, dan itulah Prabowo-Sandiaga menyatakan kemenangan setelah dicurangi. Kalau nggak dicurangi, bisa 70 atau 80%,” tandansnya. (erw)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.