Banner Pemprov 17 Agustus

Sejumlah Tokoh Desak KPU Selesaikan Masalah DPT 17,5 Juta

JAKARTA,koranindonesia.id- Kisruh  Data Pemilih Tetap (DPT) di Komisi Pemilihan Umum (KPU) masih menuai masalah. Menyusul ditemukannya data pemilih yang janggal dan tidak wajar sebanyak 17,5 juta.

Kondisi ini membuat sejumlah tokoh nasional tak tinggal diam. Mereka mendesak agar DP 17,5 juta tersebut dapat segera dihapus.

Untuk memberikan pernyataan itu, sejumlah tokoh bakal berkumpul di Gedung DPR RI, Komplek Parlemen Senayan, Selasa (9/4/2019) ini.

Beberapa tokoh bakal hadir menyatakan sikap antara lain, Prof Amin Rais, Fahri Hamzah, Fadli Zon, Chusnul Mariyah, Marwan Baturabar, Adyaksa Dault, KH Zaitun Rasmin, Tony Rosyid, Agus Maksum, Alfian Usman. Namun demikian bukan tidak mungkin bakal berdatangan tokoh lainnya menghadiri acara tersebut.

Bertemakan ‘DPT Bermasalah: Pemilu 2019 Berpotensi Chaos’ bakal mengulas betapa data yang tidak wajar tersebut berasal dari data invalid, ganda, serta tidak melalui proses coklit (pencocokan dan penelitian). Contohnya, ditemukan di sebuah TPS adanya 228 orang yang lahir pada tanggal yang sama. Nah keanehan itu terdapat pada ratusan TPS yang terkonsentrasi pada daerah-daerah tertentu.

Kemudian, ditemukannya dugaan data Kartu Keluarga (KK) dan atau Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang terduplikasi sehingga berimplikasi pada jumlah DPT ganda dalam jumlah jutaan pada 5 provinsi di Pulau Jawa. Contoh tersebut merupakan sebagian dari hasil temuan masyarakat atas kejanggalan data yang tidak sesuai prosedur.

Pasalnya, dampak dari DPT yang mengandung ketidawajaran, serta tidak logis menjadi ancaman terhadap legitimasi hasil pemilihan umum, yang mestinya berlangsung secara jujur, adil, berkualitas dan berintegritas. Selain itu, DPT bermasalah berpeluang terjadinya manipulasi suara yang menguntungkan pihak tertentu, serta mengancam kehidupan berdemokrasi di Indonesia.

Atas dasar itulah sejumlah tokoh itu meminta agar seluruh 17,5 juta DPR bermasalah dapat segera dihapus/diperbaiki dari DPT Pemilu 2019. Setidaknya dilakukan verifikasi ulang DPT yang tanggal lahirnya bermasalah.(Mar)

 

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.