Banner sumsel

Sejumlah Bahan Pangan Naik, Satgas Pangan Polresta Pantau Pasar

PALEMBANG,koranindonesia.id-Guna menjaga stabilitas harga pangan menyambut datangnya bulan suci ramadhan dan hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1440 H, Satgas (Satuan Tugas) Pangan Polrestabes Palembang pimpinan Iptu Hary Dinar, melakukan pemantauan dan pemeriksaan di tiga pasar sekaligus, yaitu  Jakabaring, Plaju dan Lemabang, Kamis (2/5/2019) pagi.

“Kita turun ke pasar guna mengecek bahan dan menjaga stabilitas harga. Apakah layak dikonsumsi masyarakat atau tidak,” ungkap Kapolresta Palembang, Kombes Pol Didi Hayamansyah melalui Kanit Pidana Khusus (Pidsus) Polresta Palembang, Iptu Harry Dinar saat diwawancarai usai sidak lapangan.

Selain dari Polresta Palembang, instansi terkait seperti Dinas Kesehatan Pangan, Dinas Pertenakan dan Perikanan, Dinas Pertanian, Bulog, Dinas Perdagangan, PD Pasar Plaju, PD Pasar Jakabaring, PD Pasar Lemabang dan petugas BPOM, juga ikut turun kelokasi.

“Seperti sebelum-sebelumnya, kita antisipasi. Biasanya permintaan bahan pangan meningkat menjelang ramadhan dan hari raya. Kemungkinan penimbunan bisa saja terjadi, apalagi kenaikan harga di luar batas kewajaran dan beredarnya produk yang kedaluwarsa dan tidak memiliki izin edar, serta mengandung bahan kimia berbahaya untuk mengantisipasi berbagai permasalahan tersebut,” tambahnya.

Dikatakan Harry, jika dalam operasi pengawasan dan penertiban ditemukan pedagang yang menaikkan harga di luar batas kewajaran dan mengedarkan bahan pangan yang tidak layak dikonsumsi, maka  akan lakukan penindakan dengan menyita barang dagangannya dan memprosesnya sesuai hukum yang berlaku, UU Perlindungan Konsumen.

Satgas Pangan Polresta Palembang menemukan adanya lonjakan harga bawang putih yang signifikan dan tim satgas pangan akan mencari tahu faktor penyebab terjadinya kenaikan harga bawang putih tersebut.

“Harga Eceran Tertinggi (HET) bawang di wilayah kita harusnya hanya Rp 35 ribu, namun temuan kita harganya melambung tinggi mencapai Rp 80 ribu per kgnya, hal inilah yang akan kita cari tahu apa yang mempengaruhi terjadinya kenaikan tersebut,” tandasnya.(fhy)

 

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.