Banner Pemprov 2020
Banner 23 September

Seberapa Bahaya Makan di Malam Hari?

Jakarta,Koranindonesia.id-Beraktivitas di malam hari, terkadang membuat kita ingin menyantap makanan. Bahkan, tanpa sadar makanan yang disantap di malam hari bisa lebih banyak dari seharusnya.

Makan di malam hari bisa berdampak sangat buruk seseorang yang menjalankan diet. Apalagi, jika mengonsumsi makanan yang salah.

Dilansir dari Times of India, berikut alasan mengapa makan di malam hari sangat buruk bagi kesehatan tubuh:

Jangan mengonsumsi makanan mendekati waktu tidur

Hindari mengonsumsi makan 3 jam sebelum tidur atau lebih dari itu. Menjelang tidur, tubuh akan menjalani proses metabolisme terhadap makanan yang dikonsumsi.

Jika  tidak begitu aktif di malam hari, makanan tersebut akan diproses menjadi lemak.

Penelitian membuktikan bahwa makan di antara pukul 12 malam hingga 1 pagi bisa menyebabkan peningkatan kadar gula darah, insulin serta kolesterol daripada pukul 8 pagi hingga 7 malam.

Apa akibatnya mengonsumsi makanan di malam hari?

Gangguan tidur: Makan di malam hari bisa menjadi alasan kamu lebih sulit tidur di malam hari. Konsumsilah makanan sebelum pukul 7 malam untuk meningkatkan kualitas tidur.

Lemahnya sistem pencernaan: Ketika makanan tidak tercerna sempurna saat dikonsumsi di malam hari, sistem pencernaan pun akan melemah. Nutrisi yang dikonsumsi juga akan lebih sulit terserap dan bisa menyebabkan masalah pencernaan.

Peningkatan berat badan: Metabolisme akan melemah di malam hari. Kalorimu tidak akan terbakar sebanyak yang bisa dibakar di siang hari. Sehingga, berat badanmu bisa meningkat ketika makan di malam hari.

Gangguan mental: Ketika kurang tidur, kamu akan lebih sensitif dan suasana hatimu memburuk. Kamu pun akan lebih rentan depresi dan mengalami gangguan kecemasan.

Peningkatan tekanan darah: Makan di malam hari dan kurang tidur dapat menyebabkan hipertensi serta diabetes.

Bagaimana bisa mencegah makan di malam hari?

Apakah kamu benar-benar lapar?: Rasa lapar yang dirasakan belum tentu tanda bahwa kamu membutuhkan makanan. Bisa saja hal tersebut merupakan rasa lapar palsu dimana kamu hanya dehidrasi.

Jauhi karbohidrat: Ini sangat bermanfaat untuk mencegah peningkatan kadar gula darah secara drastis dan menyebabkan kenaikan berat badan.

Konsumsi banyak serat: Mengonsumsi makanan berserat akan membuatmu lebih cepat kenyang dan menjaga kesehatan pencernaan.(YDR)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.