Banner sumsel

Sebarkan Berita Hoaks, 12 Orang Ditangkap

JAKARTA,koranindonesia.Id-

Sedikitnya 12 orang ditangkap polisi karena menyebarkan berita bohong (hoaks) terakit bencana alam di Palu, Sulawesi tengah.

Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto mengatakan ke-12 orang tersebut ditangkap karena sudah menyiarkan kabar bohong di dalam kondisi bencana alam di Palu. Untuk hukuman yang diberikan pelaku diancam setinggi-tingginya dua tahun penjara.

“Sudah 12 orang kami tahan, mereka akan dilakukan penyidikan bila cukup bukti mereka akan mendapatkan hukuman kurungan seberat-beratnya dua tahun penjara,” ungkapnnya kepada koranindonesia, di Jakarta, Senin (8/10/2018).

Dijabarkan Setyo pelaku penyebar hoaks ditangkap dibeberapa daerah di Indonesia, pelaku RS di tangkap di Bekasi akibat postingannya tertulis.

penerbangan gratis pesawat Hercules/C295 Makassar – Palu dan sebaliknya sehari lima penerbangan.

Pelaku EAS di tangkap di Barito Kuala, Kalimantan Selatan karena memposting hoax Gunung Soputan Sulut meletus padahal diketahui video gunung erupsi di Guatemala.

Sementara pelaku RYH ditangkap di Surabaya karena memposting hoaks  perkiraan BMKG mengenai Pulau Jawa dan sangat mungkin terjadi di Jakarta, diperkirakan berkekuatan 8,9 skala richter pada 02 Oktober 2018.

Setyo menerangkan sebagian lagi juga melakukan kabar hoaks sehingga polisi harus meriksa pelaku atas dasar apa mereka melakukan Hoaks. Namun diakui Setyo dari sejumlah alasan setelah penyidik dilakukan para pelaku tidak jelas maksud tujuannya.

“Saya mengingatkan kepada penyebar hoaks harus hati-hati, sebab polisi akan bergerak cepat untuk menangkap pelaku dan akan diancam hukuman penjara,” tandasnya. (Erw)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.