Banner sumsel

SDM Kades dan Perangkat Desa di OKU Perlu Ditingkatkan

BATURAJA, koranindonesia.id –  Dalam setiap pelaporan APBDes dari tiap desa di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatra Selatan (Sumsel) selalu didampingi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) OKU.

“Salah satunya, kurang mengerti peraturan- peraturan, sehingga kualitas SDM Kades dan perangkat desa perlu ditingkatkan,” ucap Kepala Dinas PMD OKU, Drs Akhmad Firdaus Msi, Selasa (13/11/2018).

Dilanjutkan Firdaus, untuk meningkatkan kualitas SDM Kades dan  perangkat desa, pihaknya menggelar pelatihan-pelatihan dan sosialisasi bagi Kades dan perangkat desa. “Akibatnya, mempengaruhi laporan PMD,” imbuh Firdaus.

Diterangkan Firdaus, sistematika pelaporan dari Kepala Desa ke pemerintah Kecamatan kemudian diteruskan ke Dinas PMD OKU. “Kalau laporan APBDes lambat dari Kepala Desa otomatis pencairan Dana Desa terlambat,” imbuh Firdaus.

Seperti sekarang ini, lanjut Firdaus, dari 143 Desa di OKU, 10 diantaranya belum menyerahkan laporan APBDes. Setelah dilakukan pendampingan, akhirnya tersisa empat desa yang belum menyerahkan laporan APBDes.

“Memang tidak menghambat ke desa-desa lainnya. Namun, Kepala Desa yang belum menyerahkan laporan APBDes tentunya, Dana Desanya belum dapat dicairkan, yang tentunya menghambat realisasi pembangunan di desa tersebut. Selain itu, kita juga mendapat teguran dari BPKP,” tukas Firdaus.

Untuk itu, Firdaus meminta kepada Kepala Desa dan perangkat desa untuk segera membuat laporan realisasi APBDes. “Kita (PMD) siap memfasilitasi. Untuk itu, setiap Sabtu-Minggu kita siap menerima konsultasi dari setiap perangkat desa. Harus dimanfaatkan jangan sampai lambat masalah dana desa,” pungkas Firdaus.

(tin)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.