Banner sumsel

Satu Ditembak Mati, Densus 88 Ringkus Tiga Teroris Kelompok JAD

JAKARTA,koranindonesia.id – Mabes Polri dari Detasmen Khusus (Densus 88) telah melakukan penangkapan pada tiga orang terduga teroris dari kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

Karopenmas Mabes Polri Dedi Prasetyo mengatakan, penangkapan dilakukan terhadap SL, AN, dan MC, di berbagai lokasi. Ketiga terduga sebelumnya telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) dari kelompok JAD Lampung. Mereka diduga merencanakan serangan teror terhadap anggota kepolisian saat pemilihan umum (pemilu).

“Masing-masing terduga diamankan di tiga tempat berbeda. SL ditangkap pada Sabtu (4/5/2019) pagi sekitar pukul 04.34 WIB, di Jalan Pondok Ungu Permai Sektor V, Bahagia, Babelan, Bekasi. SL adalah DPO dan anggota JAD Lampung,” ungkapnya dalam keterangan tertulis, di Jakarta, Sabtu (4/5/2019).

AN diamankan kemudian sekitar pukul 08.48 WIB di Jalan Keramat Kedongdong, Kelurahan Mangun Jaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. AN terlibat dalam menyembunyikan DPO JAD Lampung.

Kemudian MC ditangkap pada sekitar pukul 14.30 WIB di Jalan Waringin, Gang 13, No.27, Mintaragen, Tegal Timur. MC juga terlibat menyembunyikan DPO JAD Lampung.

“Semuanya memiliki keterlibatan dengan kelompok JAD Lampung yang diketahui berafiliasi dengan ISIS,” terangnya.

Sampai saat ini, Mabes Polri mengatakan kasus tersebut masih dalam pengembangan oleh tim gabungan. Sebelumnya, anggota Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror dikabarkan menembak mati terduga teroris di sebuah rumah toko (ruko) di Kampung Pangkalan RT 11/04, Desa Kedung Pengawas, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (4/5) subuh.

Camat Babelan, Deni Mulyadi saat dikonfirmasi membenarkan kejadian itu. Menurut dia, ada salah satu pelaku yang tewas ditembak polisi saat penggerebekan itu. “Informasinya satu yang tewas. Jenazah terduga teroris yang belum diketahui identitasnya itu dibawa ke RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur,” tandasnya.
(erw)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.