Banner Muba 23 – 31 Juli 2021
banner Pemprov Juni

Satreskrim Polresta Banjarmasin Terbakar, Api Diduga Akibat Korsleting Listrik 

BANJARMASIN, koranindonesia.id – Kantor Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Banjarmasin terbakar pagi tadi pukul 05.30 WITA. Api menghanguskan seluruh ruangan di bangunan tersebut.

 

“Bangunan yang terbakar kantor Satreskrim dan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut,” ucap Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Rachmat Hendrawan di Banjarmasjn. Demikian dikutip dari Antara, Kamis (1/7).

 

Penyebab kebakaran diduga karena arus pendek atau korsleting listrik.

“Dari laporan yang saya terima penyebab kebakaran yang terjadi di kantor Satreskrim diakibatkan korsleting listrik,” katanya.

 

Rachmat menjelaskan korsleting listrik berasal dari ruang Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Banjarmasin.

 

“Awal terbakar dari ruang PPA setelah itu merembet ke ruangan unit lainnya,” ujar Kapolresta Banjarmasin didampingi Wakapolresta AKBP Sabana Atmojo.

Sebagian besar berkas di ruang PPA serta di ruangan unit lainnya dan barang elektronik turut terbakar dalam insiden tersebut.

 

“Kemungkinan hampir 75 persen berkas acara pemeriksaan perkara ikut terbakar,” tutur Kapolresta Banjarmasin usai memimpin upacara Korp Raport Kenaikan Pangkat di Halaman Mapolresta Banjarmasin.

 

Saat ditanya terkait pelayanan terhadap pengaduan masyarakat, Kombes Pol Rachmat mengatakan akan memindahkan pelayanan Satreskrim ke bagian depan Mapolresta atau ke bangunan baru yang berlokasi di atas ruang tahanan

Mapolresta Banjarmasin.

“Pelayanan terhadap pengaduan masyarakat tetap berjalan. Nanti kami pindahkan sementara ke ruangan baru bisa di depan atau di ruangan yang di atas ruang tahanan,” tuturnya.

 

“Polri harus presisi dalam menjalankan wewenangnya, harus akurat dalam membuat keputusan, harus merujuk pada peraturan perundang-undangan, dan harus menjunjung tinggi norma-norma martabat masyarakat,” jelas Jokowi.

(AU)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.