Banner sumsel

Satpol PP Amankan 46 Pelajar, di Lima Titik Warnet

PALEMBANG, koranindonesia.id – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) merazia sebanyak 46 pelajar di Kota Palembang yang kedapatan membolos saat jam sekolah di sejumlah warnet yang tersebar di Kota Palembang, Kamis (15/11/2018).

Kabid Penegakkan Perda dan Pergub Satpol PP Sumsel M Ishak mengatakan, kegiatan kali ini digelar dalam rangka Operasi Penegakan Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Sumsel Nomor 2/ 2017 tentang Ketentraman, Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat.

“Mereka yang terjaring ini rata-rata kedapatan tengah bermain game online di warnet saat jam sekolah. Hukuman yang kami berikan ini dengan tujuan, agar mereka jera dan tidak mengulangi lagi hal ini,” ujar Ishak.

(FOTO/AKR)

Setelah dibina di kantor, para pelajar didata dan data tersebut akan disampaikan ke sekolah dan orangtua masing-masing. Kemudian, mereka yang terjari razia ini dikembalikan kepada sekolah dan orangtua masing-masing agar dilakukan pembinaan kembali.

“Pelajar yang dirazia pun diberikan hukuman untuk menyanyikan lagu Indonesia Raya. Selain itu, pelajar yang rambutnya panjang pun langsung dipotong oleh Satpol PP. Ini penting untuk membangun mental manusia, apalagi sekarang ini perkembangan zaman dan teknologi semakin berkembang,” imbuhnya.

Dari hasil giat ini, total yang terjaring sebanyak 46 pelajar. Rinciannya, 20 orang dintaranya pelajar SMA, 19 lainnya adalah pelajar SMK, kemudian pelajar madrasah satu orang, dan sisanya adalah enam pelajar SMP.

Kesemuanya terjaring dari berbagai lokasi, seperti di kawasan Sekip, Veteran, Kandang Kawat, Celentang dan Puncak Sekuning.

“Keseluruhan berjumlah 46 pelajar. Tapi pastinya sebelum dikembalikan ke sekolah dan orangtua masing-masing, mereka harus menandatangani surat perjanjian terlebih dahulu agar tak mengulanginya kembali,” pungkasnya.

(akr)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.