Banner sumsel

Satgas Perdamaian Dunia Bakal Bangun Rumah Ibadah

JAKARTA,koranindonesia.Id-Satgas Perdamaian dunia yang dibentuk Presiden the World Peace Committee yang diikuti 202 negara memiliki program jangka pendek membangun rumah Ibadah di setiap negara.

Komandan Satgas Perdamaian dunia Melky Siletty mengatakan pembangunan rumah ibadah tersebut akan dilaksanakan setelah penanda tanganan akte resmi. Tujuannya untuk mempersatukan umat beragama di dunia agar tidak pecah belah.

“Kita tinggal menunggu penandatanganan akte, kira-kira Minggu-minggu ini program akan berjalan, setelah penandatanganan selesai,”katanya kepada koranindonesia.id, di Jakarta, Jumat (2/11/2018).

Melky Siletty menambahkan setelah program pembangunan rumah ibadah, pihaknya juga memiliki program perekrutan visi misi yang dianggap sangat krusial, yakni membangun rumah perdamain dunia, dimana rumah tersebut diperuntukkan bagi anak-anak yang korban. Salahsatu contohnya bagi anak TKI yang di vonis mati di Arab Saudi.

“Inilah tujuan didirikannya perdamain dunia ini, yakni orang-orang Indonesia yang berada di luar negeri harus diselesaikan, dengan menjalin komunikasi politik dengan negara lain, sehingga negara manapun harus mengakui adanya perdamain dunia ini,” terangnya.

Sementara itu Presiden the World Peace Committee Djuyoto Suntani menjelaskan satgas yang dibentuknya tersebut bertujuan untuk menyuarakan perdamain dunia. Sehingga dapat menghindari konflik-konflik yang terjadi antar negara.

Untuk negara India sendiri perdamaian dunia ini sangat di diterima, dimana saat ini sudah tergabung 50.000 wanita India tergabung. Sementara di Indonesia 24 provinsi sudah ada pengurus daerah untuk perdamain dunia.

“Satgas Perdamaian Dunia ini dibentuk sebagai Institusi Elite di bawah the World Peace Committee yang dipimpin oleh para tokoh elite dunia,” tandasnya. (Erw)

 

 

 

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.