Banner sumsel

Santri Ponpes di Ogan Ilir Tewas Usai Panjat Pohon Malam Hari

PALEMBANG, Koranindonesia.id – Diduga terjatuh saat memanjat pohon pada malam hari, Piter Romadoni (14), salah seorang santri di Pondok Pesantren (Ponpes) Sakatiga, Kabupaten Ogan Ilir meninggal dunia, Senin (21/10).

 

“Kami keluarga baru dapat kabar sekitar pukul 06.00 WIB, dari ustad, katanya jatuh dari pohon kelapa pukul 02.00 dini hari. Langsung kita cek ke RS Bari, namun kondisinya sudah meninggal dunia,” ujar Diah, kakak korban.

 

Sedangkan Nurasiah (43), ibu korban menuturkan baru mendapat kabar mengenai anaknya pada pagi hari. Dia mengaku, terakhir berkomunikasi dengan anaknya tiga hari lalu tepatnya pada hari Jumat.

 

“Saya tidak ada firasat, cuma dia (korban) pada Jumat kemarin itu minta dijemput pulang, selama ini anak saya tinggal di asrama,” tutur warga Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir itu saat berada di RS Bhayangkara Palembang.

 

Pihak keluarga yang merasa janggal dengan kematian korban saat malam hari terutama dengan alasan meninggal jatuh dari pohon pada pukul 02.00 dini hari langsung membawa jasad korban ke RS Bhayangkara untuk dilakukan visum.

 

“Kalau dia (korban) manjat pohon yang rendah memang biasa, seperti jambu, tapi kalau kelapa belum pernah. Jadi kami minta visum,” imbuhnya.

 

Sementara itu Kapolsek Indralaya AKP Bambang membenarkan adanya siswa pesantren yang meninggal. Namun saat ini pihaknya masih mengumpulkan keterangan saksi dari pihak pesantren dan teman-teman korban.

 

“Pihak pesantren dan teman-teman korban sudah kita panggil untuk diminta keterangan. Hasil penyelidikan nanti menunggu hasil visum dari RS Bhayangkara,” ujarnya.  (sup)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.