Banner sumsel

Sampai Hari Ini Jalintimsum Banyuasin Masih Rawan Macet

BANYUASIN, koranindonesia.id – Perlu pengawasan khusus dan dikerjakan ekstra dalam perbaikan ruas Jalintimsum Palembang-Betung Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan, karena selama ini upaya perbaikan yang dilakukan pemerintah melalui kontraktor terkesan asal jadi dengan sistem tambal sulam, sehingga pagi diperbaiki sorenya sudah rusak kembali. Akibatnya ruas Jalintimsum Palembang-Betung tetap rusak dan rawan macet.  Demikian dikatakan  Nain (37) warga Banyuasin sekaligus pengguna  Jalinsum epada wartawan, Kamis (19/04/2018).

Seperti kejadian kemarin malam katanya akibat truk trailer  yang datang dari Palembang tujuan Jambi nopol BL 8629 AK ditabrak mobil berjalan mundur, tepatnya diruas jalan yang rusak di Desa Lubuk Karet Kecamatan Betung Kabupaten Banyuasin sempat membuat macet arus lalulintas dari dua arah hingga 18 jam lebih bahkan terlihat tumpukan kendaraan mengular hingga  10 km lebih.

Kondisi ini katanya diperburuk bekas  galian pipa gas yang memaksa pengendara mengurangi kecepatan dikarenakan jalan licin saat hujan turun.   Akibatnyab kemacetan tidak dapat hindarkan.

Untuk itu dia berharap agar petugas terkait yakni Dishub dan Polantas agar bekerja lebih kerja ekstra lagi guna menghindari macet panjang.  “Pengendara juga harus patuh aturan dan tidak saling mendahului terutama pada saat macet.  Karena ini akan membuat kemacetan  semakin parah, ” katanya.

Hal senada diungkapkan Jhon Tomang (42) juga warga Banyuasin lainnya, menurutnya penyebab kemacetan lalu lintas di jalan raya Palembang-Betung, selain karena faktor kerusakan jalan juga akibat sopir tak taat aturan. “perbaikan yang dilakukan sangat tidak maksimal,  ada kesan hanya cari untung saja dari perbaikan yang dilakukan, ” katanya.

Maka wajar kalau sampai saat ini ruas Jalintimsum Palembang-Betung tetap rusak dan rawan macet.

Sementara Kasatlantas Polres Banyuasin AKP Sukiman saat diminta komentarnya terkait kemacetan diruas Jalintimsum, dia mengatakan pihaknya sudah bekerja ekstra bahkan diluar jam dinas saja dia dan anggotanya sudah ada dilapangan mengatur arus kendaraan.

Personil saya selalu standby dititik ruas jalan rawan macet mulai dari wialayah hukum (Wilkum). Polsek Talang Kelapa hingga wilkum Polsek Betung dan anggota saya selama 24 jam terus melakukan patroli, tegasnya.

Untuk mengantisipasi kemacetan yang selama ini masih sering terjadi kata Sukiman pihaknya meminta kepada para sopir lebih mengedepankan mentaati aturan lalulintas, terlebih saat ada kemacetan jangan sampai saling mendahului. Jika masih ada yang melanggar sanksi pasti akan diberikan.(wal)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.