Banner sumsel

Sampah Plastik Kian Meningkat di Baturaja, 4 Ton Lebih Dalam Sebulan

BATURAJA, koranindonesia.id  – Upaya pemerintah daerah untuk mengurangi penggunaan bahan bersumber plastik sepertinya tidaklah mudah. Terbukti, dari masih banyaknya penggunaan plastik, yang pada akhirnya menjadi sampah plastik oleh masyarakat.

Hal ini dapat dilihat dari setoran jumlah sampah plastik ke Bank Sampah Induk di Desa Tanjung Baru, Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatra Selatan (Sumsel) yang mengalami peningkatan. Peningkatan sampah plastik ini saja diperkirakan lebih dari 4 ton dalam sebulan. “Ada peningkatan sekitar 25% dari sebelumnya,” kata Darwis, Staf Bank Sampah Induk Tanjung Baru, kepada wartawan, Jumat (5/4/2019).

Diakuinya, jumlah sampah plastik yang diterima dari unit sampah sudah ada peningkatan. Meski diakui ada sebagian yang belum menyetor, dan melaksanakan hanya seadanya. Yang aktif untuk menyetor ke bank sampah sekitar 60-70% dari seluruh unit bank sampah yang ada di Kabupaten OKU. Salah satu yang aktif menyetor sampah plastik seperti dari kelompok Darma Wanita, Kecamatan Baturaja Barat, dan RS Ibnu Sutowo Baturaja.

Dikatakannya, jumlah sampah plastik yang masih ditampung mereka sekitar 6-7 ton (dalam seminggu). Tidak hanya berada di bagian belakang, tapi terlihat menumpuk sampai di bagian belakang. Ini belum termasuk jenis sampah lain seperti besi, kardus, ataupun kertas.

Kalau keseluruhan lebih banyak lagi sudah menumpuk. Rencana sampah yang diterima dari unit bank sampah setelah dipilah akan kembali kepada TPS-3R. Tidak seluruhnya ditampung. Jumlah yang menumpuk di sini lebih banyak dari sebelumnya. “Untuk tenaga pemilah sampah masih kurang. Saat ini butuh tambahan sekitar 4 orang lagi. Dari saat ini baru ada tiga orang tenaga pemilah sampah,” pungkasnya.

(tin)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.