Banner Pemprov Agustus

Sakit Hati Gaji Tak Dibayar, Danu Maling di Rumah Mantan Majikan

PALEMBANG, koranindonesia.id – Berdalih sakit hati lantaran gaji tidak dibayar dan diberhentikan, M Danu Saputra (19) nekat mencuri di rumah mantan bosnya di Jalan DI Panjaitan, Kecamatan Plaju Palembang.
Akibat perbuatan tersebut, Danu terpaksa mendekam di sel tahanan. Dia ditangkap Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Plaju Palembang di tempat persembunyiannya di Kota Prabumulih, Sumsel.
Ditemui di Polsek Plaju Palembang, Kamis (19/9/2021) sore, Danu mengaku di sana dirinya bekerja sebagai sales. Setelah satu minggu bekerja, dia tidak menerima upah.
“Saat ditagih dia (korban) malah marah-marah , bahkan memberhentikan saya dari bekerja,” ungkap Danu ketika memberikan keterangan kepada awak media.

Oleh karena itulah, timbul niat Danu untuk mencuri di rumah milik korban. “Saya ambil kaleng yang berisikan uang sebesar Rp3 juta, kemudian saya langsung melarikan diri ke Prabumulih,” katanya.

Kapolsek Plaju, Iptu Novel Siswandi Kurniawan mengatakan, bahwa motif pelaku ini nekat melakukan aksi itu karena sakit hati dengan korban yang tidak memberikan gaji beberapa bulan kepadanya.

“Saat pelaku ini menangih gajinya yang tidak di bayar beberapa bulan korban, dari keterangan pelaku ini ke kita dia langsung dipecat yang membuat pelaku sakit hati dan nekat melakukan aksi itu,” ujarnya, Jumat (17/9).

Pelaku yang mengetahui kondisi rumah korban langsung melakukan aksi tersebut sehari setelah dipecat.
“Usai di pecat besoknya dia melakukan aksi itu, dengan csra masuk dari pintu belakang yang tidak terkunci, kemudian dari keterangan pelaku saat di interogasi anggota kita dia langsung mengambil kaleng yang berisi uang dan kabur,” katanya.

Setelah kejadian korban pun membuat laporan dan langsung ditindaklanjuti oleh Polsek Plaju. “Setelah sekian lama kita berhasil mengamankan pelaku di tempat persembunyiannya di daerah Prabumulih,” tambahnya.

Sementara itu, pelaku Danu mengakui perbuatannya karena didasari sakit hati karena tidak digaji beberapa bulan hingga membuat dia di pecat. “Saya sangat sakit hati sehingga saya nekat melakukan aksi itu dan membawa kabur uang Rp 3 juta milik korban,” tukasnya. (depe)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.