Banner Pemprov 17 Agustus

Rusuh Mei 2019, Polisi Duga Jenis Senjata Ini yang Tewaskan Harun

JAKARTA, koranindonesia.id – Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo, menjelaskan, bahwa pihak Kepolisian telah menyelesaikan uji balistik terhadap proyektil yang bersarang di tubuh Harun Al Rasyid (15), salah seorang korban tewas dari masyarakat sipil dalam kerusuhan 21-22 Mei di Jakarta.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, dari karakteristik proyektik ini identik dengan Glok 42.
“Dari karakteristik proyektik ini identik dengan Glok 42. Begitu info dari hasil Labfor Direktorat Reserse Kriminal Umum,” terang Dedi saat dikonfirmasi wartawan di kantornya, Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (8/7/2019).

Sementara sebelumnya dalam rilis perkembangan hasil penyelidikan kerusuhan 21-22 Mei, pekan lalu, Direkrut Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Suyudi menyatakan bahwa penembak Harun memiliki ciri berambut lurus agak panjang dengan tinggi badan sekitar 175 cm.
“Kecil badannya rambut lurus muka agak hitam, ya ini ciri-ciri berdasarkan saksi yang sudah diperiksa,” kata Kombes Suyudi, Jumat (5/7) pekan lalu.
Suyudi juga menyebut hasil uji balistik Pusat Laboratorium Forensik Polri menunjukkan peluru berkaliber 9×17 milimeter yang bersarang di tubuh Harun.

“Ditemukan proyektil peluru, 9×17 mm atau 0,380 automatic yang diduga ini adalah senjata non organik Polri,” jelas Suyudi.(Mar)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.