Muba ramadhan
Banner pemprov Sumsel Vaksin

Ruli Pembuat Pagar Beton di Jalan Ditunggu Polisi karena Mengancam Warga

TANGERANG, koranindonesia,id–– Ruli, pria yang memasang pagar beton di Jalan Akasia, Ciledug, Kota Tangerang ditunggu di Polres Metro Tangerang Ia dipanggil untuk dimintai keterangan terkait laporan Hadiyanti atau Yanti (55) yang melaporkan tindakan pengancaman.

Yanti merupakan istri dari almarhum Munir yang membeli lahan bekas kolam renang milik keluarga Ruli dalam lelang di bank seharga Rp900 juta beberapa tahun lalu. Namun berjalan waktu justru dilakukan pemasangan pagar beton setinggi 2 meter olehuli sehingga mempersulit warga untuk melintas.

Dikatakan Yanti, ancaman terjadi saat pagar beton itu roboh akibat banjir pada Februari 2021 lalu. Saat itu Ruli datang membawa golok dan mengancam Yanti sebagai pelaku yang membuat pagar beton itu roboh.

Padahal, saat itu rumah Yanti juga direndam banjir setinggi dada orang dewasa. Bahkan Ruli juga mengancam kedua cucu Yanti dengan golok sambil menunjuk-nunjuk. Peristiwa ini kemudian dilaporkan Yanti ke Polrestro Tangerang.

“Inikan laporan bahwa ada pengancaman dari Bapak Ruli yang mengaku yang membuat pagar, kepada Bu Hadiyanti. Ini pemanggilan pertama. Saksi dari Ibu Yanti yang melapor sudah diperiksa. Tetapi ada jiga saksi lain yang dimintai keterangan oleh petugas. Kita tunggu kedatangannya,” kata Kapolrestro Tangerang Kombes Pol Deonijiu De Fatima, kemarin dilansir laman humaspolri.

Pagar beton telah dirobohkan secara paksa oleh petugas Satpol PP Kota Tangerang, pagi tadi. Ruli sendiri tak ada di lokasi saat pagar dirobohkan.

“Mestinya dia hadir di Polrestro Tangerang hari ini (kemarin) Kita butuh keterangannya. Kami sudah melakukan pemanggilan kepada Ruli, kalau hari ini tidak datang akan kami lakukan pemanggilan berikutnya. Ya kita masih menunggu ya,” tegas Deonijiu. (red)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.