Banner sumsel

Ruang Terbuka Hijau, Air Bersih dan Fasilitas Modern Fokus Askolani-Slamet

BANYUASIN,koranindonesia.id- Calon Bupati Banyuasin H. Askolani-Slamet menyatakan persoalan ruang terbuka hijau, pemenuhan  air bersih, peningkatan fasilitas modern adalah upaya untuk menjadikan Pangkalan Balai sebagai kota Metropolitan.

Hal itu diungkapkan oleh Askolani-Slamet dalam kampanye dialoginya di Kelurahan Kedodongan Raye dan Kelurahan Seterio Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin, kemarin.

Dihadapan ratusan pendukungnya, paslon nomor urut 5 ini berkomitmen untuk membangun Kota Pangkalan Balai sebagai pusat ibukota kabupaten menjadi Kota Metropolitan. Kota yang memiliki akses jalan yang kualitasnya dan lebar, fasilitas pasar modern, fasilitas internet gratis, Air bersih 24 jam dan fasilitas modern lainnya termasuk hotel dan mall.

“Saya dan pak Slamet, sudah membuat rencana besar untuk menata Kota Pangkalan Balai agar pantas disebut Ibu Kota Kabupaten Banyuasin. Masterplannya sudah kita siapkan dan insyaallah Pangkalan Balai akan kita jadikan Kota Metropolitan, “kata Askolani.

Selama ini, kata politisi dari PDI Perjuangan  orang bingung mana Kota Pangkalan Balai, pertanyaan ini muncul karena wujud sebuah ibu Kota Kabupaten tidak terlihat. Ia mengistilahkannya “Kota belum sampai sementara desa sudah lewat”. Untuk itu mereka  berdua akan buat terobosan guna menata kota ini agar benar-benar jadi ibu kota Kabupaten Banyuasin dan  menjadi kebanggaan warga Banyuasin.

Untuk mewujudkan Kota Metropolitan ini terang Askolani,  akses jalan Kayuarakuning hingga Seterio akan dilanjutkan pembangunannya menjadi dua jalur dan empat lajur dengan taman dan lampu jalan sebagai penerang kota. Lalu jalan lingkar yang saat ini rusak berat akan di perbaiki secara menyeluruh sehingga bisa dilintasi dengan mudah dan nyaman.

“Pasar tradisional modern akan kita hadirkan di Kota Pangkalan Balai ini, tepatnya nanti di jalan lingkar. Karena pasar yang ada sekarang masih belum modern dan masih bisa dibilang masih pasar mingguan, yang proses transaksinya hanya seminggu sekali, sedangkan hari biasa tidak begitu terlihat perputaran ekonominya. Dengan pasar modern ini insyaallah perputaran ekonomi akan berjalan baik dan menguntungkan, “jelasnya.

Ruang terbuka hijau, seperti taman kota akan di tata lebih baik dengan dilengkapi internet gratis, sehingga masyarakat bisa bermain, bisa santai dan bisa sambil belajar. Termasuk pasar kuliner nanti sudah direncanakan untuk dibuatkan konsep baru dengan menghadirkan beraneka ragam kuliner asli Banyuasin.

“Fasilitas olahraga, kita siapkan Stadion Internasional dengan konsep terpadu, sehingga semua cabor olahraga memiliki fasilitas sehingga anak-anak muda Banyuasin bisa menyalurkan minat dan bakat dan bisa mengharumkan nama Kabupaten Banyuasin, “katanya.

Disamping itu, sarana penunjang lain seperti hotel berbintang termasuk Mall akan di hadirkan di Kota Pangkalan Balai. ” Akan kita undang investor untuk ikut mempercepat pembangunan kota Pangkalan Balai, karena target kami dalam dua tahun Kota Pangkalan Balai akan kita jadikan Kota Metropolitan yang membanggakan, “jelas Mantan Ketua Kadin Pertama Banyuasin ini.

Yang tidak ketinggalan lanjut Askolani adalah air bersih yang selama ini menjadi keluhan masyarakat masuk dalam program prioritas pendukung Kota Metropolitan Pangkalan Balai. ” Fasilitasnya sudah ada, tinggal beberapa sarana pendukung saja yang masih kurang akan kita lengkapi, target kita air bersih ngalir dalam 24 jam, “katanya.

Nurhalima (30) warga Kedondongraye menyatakan  pasangan Askolani dan Slamet (Solmet)  punya program yang jelas dan terukur untuk membangun Kota Pangkalan Balai ini.

“Jujur saja, semua masyarakat Pangkalan Balai sekitar merindukan wujud kota yang bisa membanggakan warganya. Pasangan ini sudah merencanakan itu,”katanya (wly)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.