Banner sumsel

Rombongan Gajah Liar Rusak Kebun Warga Ulak Kembang

Pemkab Muba Segera Turunkan Tim untuk Antisipasi

SEKAYU, koranindonesia.Id-Rombongan gajah liar  merusak kebun warga Desa Ulak Kembang Kecamatan Batanghari Leko Kabupaten Musi Banyuasin. Kawanan  gajah ini diperkirakan melintas pada pukul 03.00 WIB. Oleh masyarakat kejadian itu langsung dilaporkan camat setempat, Kamis (22/11/2018). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, hanya saja seluruh tanaman  yang terinjak kawanan gajah liar itu rusak semuanya.

“Tidak ada korban jiwa, hanya saja tanaman milik warga rusak dan karena gajah tersebut menerobos perkebunan warga,” ungkap Camat Batang Hari Leko, Nwardi Endang.

Dikatakan, pihaknya juga hari ini telah melaporke Pemkab Muba dan segera berkoordinasi dengan Dinas Kehutanan dan Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Meranti terkait adanya  gajah yang masuk ke perkebunan warga.

“Tadi kami imbau juga kepada warga ketika dihadapkan dengan kondisi tersebut untuk menghindar dan tidak untuk menyakiti gajah yang sedang melintas,” tuturnya.

Setelah mendapat informasi, Sekda Muba Drs Apriyadi MSi langsung melakukan rapat teknis untuk pencegahan dan penanggulan lanjutan. “Kita saat ini sedang melakukan upaya-upaya dengan pihak pihak terkait , Kita sedang koordinasi dengan KSDA, Kementerian KLHK. Dan Dinas Perkebunan dan Kehutanan Provinsi dan BKSDA Provinsi untuk penanggulangan dan akan mengambil langkah-langkah konkrit untuk upaya penanggulangan dan pencegahan kedepannya,” katanya.

Atas instruksi dari Bupati Dodi Reza Alex, Sekda Muba Apriyadi langsung mengadakan rapat teknis terbatas dan langsung menugaskan Tim Pemkab Muba bersama tim teknis terkait untuk segera turun ke lapangan dan memantau kondisi warga.

Tim juga diminta untuk menghimbau dan mengedukasi warga agar  berhati hati dan waspada, sehingga warga tidak menjadi korban amuk gajah dan gajah yang lewat. Selain itu, tim harus mengedukasi dan menghimbau warga agar tidak membunuh gajah liar dimaksud karena gajah adalah satwa yang dilindungi.

Secara terpisah Kadisbun Musi Banyuasin Drs .Iskandar Syahrianto, MH, menjelaskan pihaknya bersama tim KPHP dan Dinas Kehutanan Provinsi Sumsel Serta BKSDA akan menerjunkan  tim dalam rangka menanggulangi dampak dan pencegahan lanjutan sehingga kejadian tersebut dapat diminimalisir dampaknya.

TIM Dinas perkebunan Muba katanya akan segera turun untuk mendata kebun warga yang rusak, serta akan membantu para petani untuk memulihkannya.

“Kami juga berharap ada partisipasi perusahaan sekitar seperti Perkebunan MBI,Mitra Ogan untuk membantu mengantisipasi dengan menugaskan petugas mereka  untuk berpatroli bersama dengan tim,” katanya.(sts)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.