Riezky : Masyarakat Harus Jadi Pemilih Cerdas

LUBUKLINGGAU,koranindonesia.com – Calon Wakil Walikota Lubuklinggau, Riezky Aprilia terus mensosialisasikan himbauan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) terkait larangan Money Politic (politik uang) untuk meraup suara pasa pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Lubuklinggau periode 2018-2023.

Ditiap kesempatan saat menggelar kampanye dialogis, Riezky yang berpasangan dengan H Rustam Effendi ini, tidak pernah lupa menyampaikan himbauan KPU itu,  tujuannya untuk mendidik masyarakat supaya tidak berharap adanya ‘Serangan Fajar’.

Salah satunya, saat ia menggelar Kampanye Dialogis di rumah Samanda, Ketua RT 8, Kelurahan Ulak Surung, Kecamatan Lubuklinggau II.

“Saya disini sekaligus menyampaikan pesan KPU dan Panwaslu bahwa kami mencalonkan diri, sekaligus berupaya mengajak masyarakat untuk memilih pemimpin yang berintegritas. Jadi, kalau ada yang berharap mendapatkan ‘Serangan Fajar’, itu saya pastikan bukan dari tim kami. Kalau ada yang melakukan, silahkan ditangkap dan serahkan ke polisi,” tegas Riezky.

Sebab, dijelaskan Kiki, sapaan akrabnya bahwa selain bakal di penjara karena tindakan itu, juga akan ada denda yang harus dibayarkan.

“Masyarakat harus jadi pemilih cerdas. Sebab, jika tertangkap maka si pemberi dan si penerima sama-sama mendapatkan hukuman,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Kiki juga memaparkan sejumlah program unggulan dirinya bersama Pak Rustam untuk menjadikan Kota Lubuklinggau lebih maju dan bermartabat.

“Dalam program kami, kami akan fokus membenahi kebutuhan mendasar masyarakat, seperti infrastruktur yang berkualitas hingga ke pelosok Kota Lubuklinggau, Pendidikan dan Kesehatan Gratis,” ungkapnya.

Reporter: shandi april
Editor  : elan

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.