Banner Muba 23 – 31 Juli 2021
banner Pemprov Juni

Ridwan Kamil Klaim Hari ke-6 PPKM Darurat, Ada Penurunan Mobilitas Warga

BANDUNG, koranindonesia.id – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan bahwa mobilitas warga Jawa Barat menurun pada hari keenam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, Kamis (8/7).

“Pergerakan masyarakat berkurang 20 persen dari sebelum PPKM Darurat diterapkan. Sudah jauh lebih baik dari pada dua hari pertama,” katanya sebagaimana dikutip dalam siaran pers pemerintah provinsi di Bandung, dilansir Antara, Jumat (9/7).

“Awal-awal PPKM Darurat (penurunan mobilitas warga) masih di bawah 20 persen,” ia menambahkan.

Namun Emil tidak menyebutkan perincian data pergerakan warga Jawa Barat mulai dari awal PPKM darurat sampai sekarang. Emil mengemukakan bahwa kepatuhan warga terhadap aturan pembatasan mobilitas selama PPKM Darurat juga meningkat.

“Tingkat partisipasi masyarakat untuk menahan diri tidak melakukan pergerakan sudah lebih baik,” tuturnya.
Emil juga sudah menginstruksikan petugas mengintensifkan penegakan protokol kesehatan dan aturan PPKM Darurat.

“Saya ingatkan, tetap manusiawi tetapi juga ada ketegasan, dan dikomunikasikan dengan baik,” katanya.

“Apabila ada dinamika, kita akan tetap perbaiki agar semua paham, tidak perlu ada denda kalau kita taat mengikuti aturannya,” ia menambahkan.

Pemerintah memutuskan untuk melaksanakan PPKM Darurat mulai dari 3 sampai 20 Juli 2021 di wilayah Pulau Jawa dan Bali untuk meredakan lonjakan kasus penularan COVID-19. Di wilayah Jawa Barat, PPKM darurat dilaksanakan di 27 kabupaten dan kota.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.