Banner sumsel

Restorasi Sungai Sekanak-Lambidaro, Pemkot Palembang Mulai Kuasai Lahan

PALEMBANG,koranindonesia.Id –Restorasi Sungai Sekanak-Lambidaro sepanjang 10,9 kilometer (Km) sudah memasuki tahap penyelesaian DED. Disamping itu Pemerintah Kota Palembang juga mulai mengusai lahan milik masyarakat yang sudah dibebaskan sebelumnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Palembang Ahmad Bastari Yusak mengatakan, saat ini lima camat dari dua sungai itu masih mendata jumlah pasti lahan dan bangunan yang berada di garis restorasi Sekanak -Lambidaro.

“Sekarang sedang penguasaan lahan. Baru 25 persil lahan dikuasai itu pun yang sudah dibebaskan tahun 1988. Camat saat ini sedang mendata lagi, kemungkinan bisa puluhan lahan atau bangunan yang harus di bongkar,” katanya, Jumat (15/2/2019).

Bastari mengatakan, Dua sungai ini melibatkan lima kecamatan, Bukit Kecil, Ilir Barat I, Ilir Barat II, Gandus dan Ilir Timur I. Lahan yang perlu dibebaskan itu 7 meter dari pinggir sungai, pada bagian kiri dan kanan sungai.

“Di kecamatan IB 2 saja lahan yang belum dibebaskan ada 19 persil. Kami meminta masyarakat untuk bekerja sama,” ujarnya.

Restorasi ini membutuhkan anggaran sebesar Rp 254 miliar untuk pembangunan lanjutan restorasi Sungai Sekanak hingga ke Lambidaro Gandus.  “Sekarang sedang tahap DED,” katanya.

Lanjutan pengerjaan restorasi Sungai Sekanak ini meliputi pembangunan IPAL, pengerukan sungai,  pembebasan lahan. Nantinya pada pengerjaan restorasi Sungai Sekanak ini akan ada fasilitas tempat duduk,  tanaman hias,  guidance blind, lighting, area side walk Sekanak.

Restorasi Sungai Sekanak ini bertujuan untuk mengembalikan fungsi sungai sebagai pengendali banjir, transportasi, pariwisata dan sumber air baku. “Restorasi ini akan selesai tahun 2022,” tambahnya. (Iya)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.