Banner pemprov juni

Residivis Sekaligus Raja Curanmor Didor Polisi

PALEMBANG, koranindonesia.id – Budi Hamdani (33) warga Desa Talang Bali, Sungai Rebo, Kecamatan Banyuasin I, Kabupaten Banyuasin, Sumsel ditangkap aparat Opsnal Unit Ranmor Polrestabes Palembang.

Dia ditangkap di sebuah rumah indekos yang berada di kawasan Pasar Kuto, Kelurahan Kuto Batu, Kecamatan IT II Palembang, Rabu (18/5/2022) siang. Budi pun terpaksa diberikan tindakan tegas terukur lantaran memberikan perlawanan dan kabur.

Tersangka terlibat aksi pencurian motor (curanmor) di sejumlah wilayah di Kota Palembang. Setidaknya ada 20 laporan polisi yang masuk di Polrestabes Palembang. Salah satunya terhadap Nasarudin warga Jalan Bangau, Kelurahan Duku, Kecamatan IT III Palembang.

Ketika itu, korban yang merupakan pengemudi ojek online (ojol) sedang mangkal di sekitar rumahnya dan tertidur lelap di sebuah pondok, Minggu (1/5/2022) siang. Lalu, ketika bangun dia melihat sepeda motornya Honda Beat nopol BG 6372 ADQ warna hitam telah raib digondol para pelaku.

Atas kejadian tersebut, Nasarudin membuat laporan polisi di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang.

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Mokhamad Ngajib melalui Kasat Reskrim, Kompol Tri Wahyudi didampingi Kanit Ranmor, Iptu Irsan Ismail dan Kasubnit Opsnal Ranmor, Iptu Jhony Palapa membenarkan sudah mengamankan tersangka.

“Benar tersangka merupakan Spesialis Curanmor yang meresahkan warga Palembang, tersangka terpaksa kita lumpuhkan lantaran melawan petugas saat ditangkap,” ujar Kompol Tri Wahyudi diruang kerjanya, Raby (18/5/2022).

Lebih jauh kata Kompol Tri Wahyudi menjelaskan dari data yang dihimpun dan laporan korban ada sekitar 15 laporan polisi dan 20 TKP (Tempat Kejadian Perkara) lokasi tempat tersangka beraksi. “Memang pelaku ini spesialis curanmor, saat beraksi dirinya selalu mengincar motor khusus Honda beat yang terparkir di pekarangan rumah tepatnya didepan kos kosan,” jelasnya.

Masih kata Kasat Reskrim, anggota juga mengamankan barang bukti berupa, kunci liter Y beserta 2 matanya, 1 unit motor yang digunakan pelaku untuk melakukan Aksinya dan sebilah golok. “Atas ulahnya tersangka ditetapkan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman penjara di atas 3 tahun penjara. Satu orang masih kita buru (DPO),” tegasnya.

Sementara, tersangka Budi ketika di gelandang ke Polrestabes Palembang mengakui perbuatannya, setiap beraksi selalu bersama temannya, “Tidak butuh lama saat beraksi, saya hanya memerlukan waktu 1 menit untuk merusak kunci motor. Tugas saya yang eksekusi, sedangkan teman saya yang mengawasi situasi saat saya beraksi,” katanya.

Lanjutnya, hasil motor curian di jual di kawasan Lemabang satu motor di jual Rp 4 juta. “Uangnya untuk mencukupi kebutuhan sehari hari pak dan untuk mabok beli sabu,” ungkap Budi.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.