Banner sumsel

Residivis Curanmor Ditembak Polisi

PALEMBANG, koranindonesia.id – Beni (38) warga Puncak Sekuning, Kelurahan Lorok Pakjo, Kecamatan Ilir Barat (IB) I Palembang, tak dapat berkutik saat diamankan petugas Satreskrim Polresta Palembang unit Pidana Umum (Pidum) Senin (29/10/2018) sore.

Tersangka Beni, diamankan petugas di kawasan Puncak Sekuning, saat tengah menjaga parkir. Saat akan diamankan petugas, tersangka berusaha kabur dari kejaran petugas. Dengan terpaksa petugas memberikan tindakan tegas dan terarah dengan menembak, kaki sebelah kanannya sebanyak dua kali, dengan timah panas.

Tersangka diamankan petugas karena terlibat melakukan aksi pencurian telepon selular (ponsel) merek Oppo F1 milik korbannya Victor Safta Pahrora (19) warga Jalan Faqih Usman, Aspol I Ulama, Kelurahan 1 Ulu, Kecamatan SU I, Palembang, di warnet Orogami Sekunet, Jalan Puncak Sekuning.

“Ya, tersangka BN berhasil kita amankan di kawasan Puncak Sekuning, saat tengah menjaga parkir. Dan terpaksa kita beri tindakan tegas, karena berusaha kabur dan melawan petugas saat akan kita tangkap, ” ujar Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara, melalui Kanit Pidum Iptu Tohirin kepada awak media, Senin (29/10/2018).

Dijelaskan Tohirin, tersangka Beni ini, merupakan residivis kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan sudah empat kali keluar masuk penjara.

Masih menurut Tohirin, tertangkapnya tersangka atas adanya laporan dari korban yang masuk ke Polresta Palembang pada Kamis (25/10) sekitar pukul 15.30 WIB. Berdasarkan laporan tersebut petugas pun melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan tersangka.

Dijelaskan Tohirin, modus yang dilakukan tersangka ini, saat korban hendak membayar sewa warnet di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Lalu saat itu korban meletakkan ponselnya diatas meja. Oleh pelaku, melihat ponsel korban terkapar langsung dicuri.

“Selain mengamankan tersangka, kita juga berhasil mengamankan satu unit ponsel merek Oppo F1 dari tangan tersangka, ” ungkapnya.

Saat ini, lanjut Tohirin, tersangka masih dalam pemeriksaan petugas.”Atas ulahnya tersangka akan dijerat Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan dengan hukuman diatas 5 tahun penjara,” tegasnya.

Sementara itu, tersangka Beni saat ditemui di ruang piket Reskrim Unit Pidum, hanya bisa tertunduk malu dan tampak terbata-bata mengeluarkan perkataan saat ditanya awak media.

(anl)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.