Banner sumsel

Relawan Prabowo Laporkan Ratna Sarumpaet ke Polda Sumsel

PALEMBANG, koranindonesia.id – Relawan Nasional Prabowo-Sandi (RN-PAS) melaporkan Ratna Sarumpaet ke Polda Sumsel terkait kasus penyebaran informasi bohong (hoaks).

Hal itu diungkapkan Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Sumsel, AKBP Munaspin, Senin (8/10/2018). Menurut dia, laporan itu masuk pada 2 Oktober 2018 oleh sejumlah pelapor.

“Benar ada sekelompok orang yang melaporkan Ratna Sarumpaet ke Polda Sumsel beberapa hari lalu. Ini masih terkait kasus hoaks,” ungkap Munaspin.

Dalam laporannya, kata dia, pelapor meminta aparat kepolisian mengusut tuntas kasus Ratna Sarumpaet karena memberikan informasi yang tidak benar.

“Untuk memudahkan proses hukum, kita limpahkan laporan ke Polda Metro Jaya karena kasusnya diproses di sana,” ujarnya.

(FOTO/IST)

Menurut dia, sejauh ini baru satu laporan yang masuk ke Polda Sumsel terkait kasus yang sempat viral itu. “Baru satu laporan itu saja yang masuk, belum ada lagi,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, meski sudah dijadikan tersangka dan ditahan selama 20 hari oleh kepolisian terkiat penyebaran berita bohong penganiayaan (hoaks), namun Partai Gerindra tetap melaporkan Ratna Sarumpaet dengan kasus serupa.

Sekretaris Lembaga Advokasi Hukum Gerindra DKI Jakarta, Mohamad Taufiqurrahman mengatakan Gerindra merasa dirugikan atas kebohongan yang disampaikan Ratna Sarumpaet. Untuk itu, pihaknya juga melaporkan hoaks penganiayaan tersebut.

“Ini sebagai bentuk penegakan hukum karena Gerindra sangat dirugikan atas peristiwa ini. Apalagi Pak Prabowo ketua kami,”katanya kepada wartawan saat dimintai keterangan di Jakarta, Senin (8/10/2018).

Dijelaskan Taufik laporan itu tetap dibuat untuk mempertegas tidak ada kaitan antara hoax penganiayaan dengan kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Dimana kabar yang didapat bahwa Gerindra cuci tangan mengenai masalah hoaks penganiayaan Ratna Sarumpaet yang menjadi viral.

(ram/erw)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.