Rekonstruksi Ricuh, Dua Pelaku Perampokan Sopir Taksol Aji Dihadiahi Bogem Mentah

PALEMBANG, koranindonesia. Id – Rekonstruksi kasus  perampokan disertai pembunuhan terhadap sopir taksol  M Aji Saputra berakhir ricuh. Kedua tersangka Yogi Andriansyah (19) bersama WL (18) menjadi bulan-bulanan keluarga korban.

Berdasarkan pantauan di lokasi rekonstruksi di Mapolda Sumsel, Rabu (20/6/2018) siang, keluarga korban yang menyaksikan proses terbunuhnya Aji dari adegan pertama terlihat tenang tanpa reaksi sedikit pun.

Namun, ketika kedua tersangka hendak dibawa masuk menuju ruang piket, pihak keluarga Aji langsung melakukan pengejaran. Tak ayal Yogi dan WL sempat menerima bogem mentah dari pihak keluarga yang kesal dengan perbuatan mereka.

Melihat hal itu, petugas Sabhara Polda Sumsel yang melakukan pengamanan jalannya rekonstruksi langsung melerai dan membawa kedua tersangka masuk ke ruang piket.

“Hukum mati saja Pak, jangan dibiarkan hidup. Keponakan saya sudah mereka bunuh dengan sadis,” teriak bibi korban Halimah Amir (57) mengumpat para tersangka saat dibawa masuk.

Sementara kakak kandung korban Febri (29) menerangkan, adiknya menjadi sopir taksol baru empat bulan terakhir sebelum tragedi berdarah itu. Mobil yang digunakan Aji pun milik orangtuanya yang jarang dipakai.

“Kemarin hanya ojek online, karena mobil nganggur di rumah disuruh taksi online saja untuk menambah penghasilan. Adik saya itu baru empat bulan jadi sopir taksi online,” ujarnya.

Febri meminta kepada petugas untuk menghukum secara adil terhadap dua pelaku yang tega menghilangkan nyawa adiknya tersebut. “Kami sudah terima, pelaku harus dihukum setimpal. Kalau bisa hukum mati saja, jangan dilindungi lagi,” pungkasnya. (yyn).

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.