Rekomendasi Bawaslu, DPT Pilkada Sumsel Dikurangi 142.000 Pemilih

PALEMBANG, koranindonesia.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) menggelar rapat pleno perbaikan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Provinsi Sumsel, Jumat (27/4/2018). Dalam pleno perbaikan DPT Provinsi Sumsel dikurangi sebanyak 142.000 pemilih.

Ketua KPU Sumsel Aspahani mengatakan, pihaknya menggelar rapat pleno perbaikan DPT berdasarkan rekomendasi dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumsel. Karena, ada beberapa hasil temuan dari Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) kabupaten/kota.

“Pada pleno 21 April lalu, semua sudah dituangkan dalam hasil penetapan, dimana ada beberapa kabupaten/kota yakni Palembang, Ogan Ilir, Lahat, Empatlawang dan Pagaralam yang dianggap perlu pencermatan. Sehingga dilakukan upaya-upaya untuk menghilangkan potensi kekurangan surat suara. Seperti di Empatlawang yang tidak sinkron,” papar Aspahani di KPU Sumsel, Jalan Pangeran Ratu, Jakabaring, Palembang, Jumat (27/4/2018).

Oleh sebab itu ditambahkan Aspahani, atas rekomendasi Bawaslu Sumsel, pihaknya telah menetapkan DPT baru hasil perbaikan dengan dikurangi sebanyak 142.000 pemilih. Perbaikan DPT terbesar menurutnya dilakukan di Kota Palembang. “Apakah ini sudah sesuai rekomendasi Bawaslu nantinya, itu akan dibahas lebih lanjut,” paparnya pula.

Masih menurut Aspahani, dasar dilakukan perbaikan DPT Sumsel ini adalah menjawab beberapa jawaban pada pleno penetapan DPT Pilkada Serentak di Sumsel yang dilakukan pihaknya pada Sabtu (21/4/2018) lalu. “Intinya ini rekomendasi Bawaslu Sumsel,” tegasnya.

Sementara itu, Komisoner KPU Sumsel Henny Susantih menambahkan, saat ini pihaknya sedang melakukan pleno penetapan DPT menindaklanjuti rekomendasi Bawaslu Sumsel. Angka-angka yang masih merupakan dugaan sementara dari sejumlah KPU kabupaten/kota menurutnya, telah dipertegas. “Kami menindaklanjuti apa yang direkomendasikan Bawaslu Sumsel,” paparnya

Diakui Henny, pada rapat pleno sebelumnya memang masih ada beberapa catatan. “Silahkan saja mempertanyakannya, kami terbuka. Setiap orang berhak membawa masalah ini termasuk ke DKPP. Tapi kami bekerja sesuai dengan tahapan yang diatur Undang-Undang,” paparnya pula.

Ditempat terpisah, Ketua KPU Palembang Syarifudin menuturkan, atas rekomendasi Bawaslu Sumsel dan ditindaklanjuti KPU Sumsel, pihaknya juga telah kembali menggelar rapat pleno penetapan DPT perbaikan. “Insya Allah hasilnya sudah bersih. Sehingga DPT Pilkada Palembang yang semula ditetapkan 1.244.716 pemilih berkurang sebanyak 120.000. Sehingga DPT yang terbaru saat ini menjadi 1.107.177 pemilih. Ini rekomendasi Bawaslu Sumsel,” tandasnya.(win)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.