RD : Soal Keterlambatan Gaji Hal Biasa, di Klub Sepakbola Indonesia

BANJARMASIN, koranindonesia.id – Pro dan kontra keterlambatan gaji pemain di klub Sriwijaya FC (SFC) membuat pemain mogok latihan.

Namun, disisi lain Pelatih SFC Rahmad Darmawan menyebutkan itu hal biasa dalam pengelolaan sepakbola di Indonesia. Secara pribadi ia tidak mau membesar-besarkan masalah dan ingin fokus dalam pertandingan nanti.

Hal ini diungkapkan RD sapaan akrab Rahmad Darmawan, menjawab sejumlah pertanyaan saat jumpa pers, terkait hebohnya isu tidak dibayarnya gaji pemain SFC beberapa hari belakangan. Bahkan disebut, Laskar Wong Kito, julukan SFC semula diisukan tidak akan berangkat ke Banjarmasin. Alhasil Barito Putera menang WO akibat dampak hebohnya isu tersebut.

“Alhamdulillah, kita ada disini dan besok sudah siap menghadapi Barito,” kata Pelatih SFC membuka jawaban pertama dari beragam pertanyaan tersebut.

Dilanjutkannya, soal isu apapun yang didapatkan timnya ternyata RD cukup memahaminya. Bagi RD dalam semua organisasi serta pengelolaan klub di sepakbola faktor non teknis adanya keterlambatan gaji, sebenarnya hal yang lumrah.

“Mengenai pemberitaan apa pun tentang tim kita. Menurut saya, ini bagian dari dinamika berorganisasi dan klub sepakbola Indonesia,” tuturnya.

Dia juga optimistis bisa memaksimalkan laga nanti. Karena baginya mendapatkan satu poin pun sangat penting di laga kandang. Lantaran, dia tidak mau kalah, terlebih lagi membuang poin.  “Besok fokus kami mau cari poin disini,” pungkasnya.(mul)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.