Banner sumsel

Razia, Pol PP OKU Temukan Panti Pijat Beroperasi di Bulan Ramadhan

BATURAJA, koranindonesia.id-Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) menyita ratusan petasan dari pedagang dadakan yang muncul setiap bulan ramadhan, Sabtu (11/5/2019) malam.

Ratusan petasan tersebut disita petugas saat menggelar razia di seputaran kota Baturaja. Tidak hanya petasan yang disisir oleh petugas. Warung remang-remang (Warem) dan pijat urut tradisional juga tak luput dari pantauan petugas. Hasilnya, petugas masih mendapati Warem dan pijat tradisional masih beroperasi di.bulan ramadhan.

“Kita sudah memberikan himbauan, baik lisan dan tertulis. Warem dan pijat urut tradisional tidak boleh buka selama bulan Ramadhan hingga 7 hari setelah lebaran. Begitu juga dengan penjual petasan, kita sudah menyurati penjual dan agen agar petasan yang suaranya besar tidak dijual kecuali kembang api,” kata Kasat Pol PP Agus Salim melalui Kabid Trantib Sofian.

Sofian juga menghimbau kepada masyarakat agar tidak membeli dan menghidupkan petasan apalagi saat orang sedang melakukan sholat tarawih.

“Jika kedapatan akan dibawa ke kantor, untuk karaoke tidak ada yang buka, hanya pijat urut tradisional yang masih ada membuka kegiatan, itupun sudah kita beri sanksi, jika masih buka akan kita segel,”pungkasnya. (tin)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.