Banner Pemprov 17 Agustus

Ray Rangkuti Kampanye Akbar dan Debat Tidak Pengaruhi Ini Lagi

JAKARTA,koranindonesia.id-Direktur Lingkar Madani, Ray Rangkuti, memastikan kampanye akbar yang digelar pasangan calon presiden belakangan ini dan debat kelima pada 13 April 2019 mendatang sudah tidak akan mempengaruhi pemilih lagi.

Ray mengatakan baik pendukung Capres 01 maupun 02 mereka sudah memiliki fanatisme tinggi, dan telah terjadi pembekuan pilihan. Menurutnya dari data yang dianalisa Lingkar Madani, menunjukkan jumlah calon pemilih yang belum menjatuhkan pilihannya hanya sedikit sekali, tidak sampai 10 persen dari total pemilih.

“Kami menganalisanya sesuai data hasil lembaga survei, ada sekitar 20 lebih lembaga yang melakukan survei selama gelaran pilpres ini,” ungkapnya kepada wartawan, di Jakarta, Kamis (11/04/2019).

Diterangkannya sebesar 90 persen dari total pemilih, sebenarnya sudah memiliki pilihan baik untuk pasangan capres nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf Amin maupun nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga. Dan pilihan pendukung tersebut sudah sulit untuk digoyah lagi karena sudah melekat dari pilihan mereka masing-masing.

“Masing-masingnya, baik di kubu 01 maupun 02 sebanyak 90 persen juga pemilih mereka sudah dalam bentuk fanatisme, yang tidak akan mudah berubah,” terangnya.

Hal itu terbukti, ketika tokoh di lingkaran Jokowi maupun Prabowo tersandung perkara, seperti kasus Ratna Sarumpaet atau Romahurmuziy ternyata tidak membuat pemilih untuk berubah haluan.

“Pas kasus itu muncul, tidak ada tiba-tiba jumlah pemilih di pihak lainnya naik drastis, kalau bukan karena fanatisme masyarakat pasti akan berubah pikiran untuk memilih yang lain,” paparnya.

Kondisi yang bisa merubah pilihan pemilih pada saat pencoblosan nanti menurut Ray apabila terjadi kejadian luar biasa terhadap pribadi calon presiden. Sama halnya seperti kejadian di Pemilihan Gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama dianggap “terpeleset” lidahnya dan akhirnya membuat peta pilihan pemilih tiba-tiba berubah di saat-saat akhir.

“Jadi tidak berpengaruh lagi bagi masyarakat untuk memilih pilihannya, meski adapun yang mempengaruhi itu hanya sebagian kecil saja, dan jumlahnya tidak akan banyak,* tandasnya. (erw)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.