Banner sumsel

Ratusan Santri Kholifatullah Singo Ludiro Panjatkan 40.000 Al-Fatihah untuk Jokowi

SUKOHARJO, koranindonesia.id – Ratusan santri dan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Kholifatullah Singo Ludiro, Desa Laban, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, menggelar pengajian dan doa bersama untuk mendoakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan keluarganya, Jumat (15/2/2019) malam. Pembacaan doa para santri dikemas dengan melantunkan sebanyak 40.000 Surat Al-Fatihah.

Pantauan di lapangan, doa bersama dipimpin oleh Ustadz Muhammad Asvin Abdurrohman dari Ponpes Darul Ridlo, Ponorogo, Jawa Timur.

Acara tersebut dihadiri ibunda Presiden Jokowi Sujiatmi Notomiharjo, serta ratusan relawan Komunitas Srikandi Indonesia dan Pertiwi Solo.

“Kami berdoa semoga beliau (Jokowi) dan keluarga besarnya diberikan kesehatan dan selalu dilimpahi rahmat karunia. Keluarganya selalu sakinah, mawardah, warrohmah dan diberikan keturunan yang sholeh sholehah,” ujar pria yang akrab disapa Gus Asvin itu.

Doa untuk Jokowi ini, kata Gus Asvin, merupakan salah satu bentuk kedekatan umaroh (pemimpin) dengan rakyatnya. Dia berpesan kedekatan antara ulama dengan umaroh, rakyat dengan pemimpin, pemimpin dengan ulama-ulama dengan Kyai harus dijalin dan diwujudkan nyata.

“Mendoakan pemimpin dimana itu bagian dari kewajiban rakyat. Mendoakan kesehatannya, kemudahannya dalam mengurus negara,” jelasnya.

Dia berharap, dengan dipanjatkannya doa ini mampu menjadi pendorong kelancaran pemimpin dalam menjalankan tugas mensejahterakan rakyat. Selain itu, mendoakan pemimpin, sama artinya kita sebagai rakyat juga merasakan manfaatnya.

“Kita memilih surat Al-Fatihah karena merupakan surat pembuka dalam Al Qur’an, sebagai induk dari kitab suci umat Islam,” ungkap Gus Asvin.
(ali)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.