Ratusan Mahasiswa Pascasarjana UPGRI Palembang Hadiri Konferensi Internasional di Universitas of Malaya

 

Malaysia,koranindonesia.id-—Program Pascasarjana Universitas PGRI Palembang kembali mengajak mahasiswa s2nya untuk hadir dan mengikuti konferensi internasional 2020 di Universitas of Malaya, Kamis (16/1/2020).

Direktur Pascasarjana UPGRI Dr. Houtman mengatakan tahun ini, Pps UPGRI Palembang mengajak mahasiswanya untuk mengikuti konferensi internasional di Malaysia.
“Tahun ini kita ajak ke Universitas Malaya untuk seminar dalam corpus Linguistic Internasional Conference,”katanya.

Ditambahkan Houtman, seminar ini mahasiswa Pps UPGRI sebagai peserta jumlah lebih kurang 400 orang terdiri dari program Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan Manajemen Pendidikan. Menurutnya, Konferensi internasional ini penting untuk menambah wawasan internasional terutama menyangkut isu-isu mutahir khususnya bahasa dan menjadi pengalaman mereka dalam melihat beracara konferensi di luar negeri.

Tema seminar tahun ini adalah corpus linguistic:Meeting The Challenge Shaping The Future dengan narasumber
antara lain, Prof. Dr Michael Barlow (University of Auckland, New Zealand), Dr Chau Meng Huat &Dr Sheena Kaur (Universiti Malaya), Dr. Noor Ida Ramli (Universiti Teknologi MARA), Prof Dr. Su Hang (Sichuan International Studies University, China), Assoc Prof Dr Mazura Mastura Muhammad (Universiti Pendidikan Sultan Idris), Prof Dr. Hajar Abdul Rahim (Universiti Sains Malaysia), dan Prof Dr. Oktavianus, M. Hum (Universitas Andalas, Indonesia)

Selain seminar, kata doktor lulusan UNJ ini mahasiswa s2 juga diajak melihat secara langsung proses belajar mengajar di institusi pendidikan di Malaysia.

“Jadi kami mengemas semua kegiatan itu dalam studi internasional yang tahun ini memakai rute Bangkok, Malaysia, dan Singapura,”katanya.

Diberbagai kesempatan Rektor UPGRI Palembang, Dr. Bukman mengatakan UPGRI mencoba menterjemahkan visi dan misi universitas yang salah satunya bahwa 2025 menjadi lembaga yang unggul dibidangnya, yaitu pendidikan.
“Salah satunya mengajak mahasiswa berseminar internasional agar bisa membekali mereka kedepan”katanya.

Pakar manajemen pendidikan ini juga mengatakan tidak hanya mengikuti seminar, mahasiswa diajak berkunjung ke lembaga pendidikan di luar negeri agar mahasiswa paham proses dan tata kelola lembaga pendidikan di sana.

Selain itu UPGRI juga melakukan MOU dengan sejumlah universitas yang dikunjungi seperti di Bangkok dan Malaysia. (ard)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.