Banner sumsel

Ratna Sarumpaet Bisa Dihukum 10 Tahun Penjara

JAKARTA,koranindonesia.Id-Jika terbukti bersalah dengan menyebarkan kabar bohong (hoaks), aktivis perempuan Ratna Sarumpaet bisa diancam hukuman 10 tahun penjara.

Demikian dikatakan Kadiv Humas Polri, Irjen Setyo Wasisto di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (4/10/2018). Hukuman 10 tahun bagi Ratna Sarumpaet itu dilandasi Undang-undang Peraturan Hukum Pidana No 1 Tahun 1946 yang ditetapkan oleh Presiden pertama RI Sukarno.

“Kita bisa gunakan ancaman Pasal 14 dan 15 UU Nomor 1 tahun 1946, jabarannya kalau dia buat keonaran atau membuat kegaduhan dengan menyebarkan berita hoax ancamannya 10 tahun,” jelasnya.

Setyo menegaskan dalam waktu dekat ini Ratna Sarumpaet akan dipanggil oleh penyidik untuk dimintai keterangan mengenai kabar bohong (hoaks) yang dilakukan dirinya. Namun, pemanggilan itu sementara hanya bersifat saksi.

“Sudah diagendakan pemanggilan Ratna Sarumpaet, hanya sebatas saksi dulu karena harus mendengar kesaksian dari dirinya kenapa menyebarkan perkataan bohong,” terangnya.

Dalam kasus aktivis perempuan ini, Setyo mengakui bahwa polisi telah mendapatkan 6 laporan terkait kasus Ratna Sarumpaet ini. Sehingga laporan tersebut akan diproses dan memanggil orang yang bersangkutan.

“Sudah ada laporan yang datang ke polisi, saya kira sudah ada 6 laporan yang sudah kami terima,” tandasnya. (Erw)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.