Pukul Diduga Maling, Dua Warga Diciduk Polisi

PALEMBANG, koranindonesia. Id – Unit Pidana Umum (Pidum) Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polresta Palembang menangkap dua pelaku pengeroyokan terhadap DA (17), yang disangka hendak mencuri motor.

Mereka adalah Slamet (34) bersama rekannya Heriyanto (31). Keduanya ditangkap di kediaman masing-masing di Jalan KH Faqih Usman, Lorong Lebak I, Kelurahan I Ulu, Kecamatan SU I Palembang, Sabtu (2/6/2018) malam.

Saat ditemui di ruang piket Unit PPA Satreskrim Polresta Palembang, tersangka Slamet mengatakan, pengeroyokan itu berawal ketika warga sekitar tempat tinggalnya berteriak maling, Sabtu (19/5/2018) sekitar pukul 09.00.

Mendengar suara teriakan itu, lanjutnya, dia ikut mengejar pelaku dan warga berhasil menangkapnya. “Ramai Pak yang memukulinya, karena dia (korban) mau mencuri motor RN, pengemudi ojek online,” katanya.

Masih dikatakan Slamet, dirinya ditangkap polisi karena video pemukulan terhadap korban beredar luas di sosial media. “Ketika memukul wajah kami terlihat jelas di dalam video itu. Makanya ditangkap polisi,” tuturnya.

Ia menambahkan, masih banyak warga yang belum ditangkap polisi yakni berinisial EN, RN, AI, dan HN. “Banyak yang belum ketangkap, bahkan ada juga yang memukul korban menggunakan kayu,” jelasnya.

Slamet mengungkapkan, memang kawasan tempat tinggalnya sering terjadi aksi pencurian kendaraan bermotor. “Disana memang sering terjadi aksi pencurian motor Pak,” kata pria keseharian sebagai penarik becak ini.

Senada diungkapkan Heriyanto. Ia menambahkan, dirinya tidak mengetahui kejadian yang sebenarnya. “Saya tidak tahu Pak. Cuman lihat orang rami-rami dan ikut memukuli korban,” tuturnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara melalui Kasubag Humas AKP Andi Haryadi membenarkan telah mengamankan diduga pelaku pengeroyokan terhadap terduga maling.

“Kita amankan berawal dari laporan korban. Saat ini, keduanya masih menjalani pemeriksaan oleh anggota Satreskrim Polresta Palembang,” pungkasnya. (yyn).

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.