PT Waskita Tak Peduli, Warga Ancam Tutup Jalan

INDRALAYA, koranindonesia.id – Kondisi jalan provinsi yang menghubungkan Kecamatan Tanjung Raja-Kecamatan Lubuk Keliat Kabupaten Ogan Ilir kian memprihatinkan. Kerusakan parah ini disinyalir karena sering dilewati angkutan material PT Waskita pengelola proyek jalan tol yang beroperasi di Kabupaten OKI.
Pantauan, panjang jalan yang mengalami kerusakan para mencapai 20 km, selain berlubang, jalan juga berlumpur.

Muklis, salah seorang warga mengaku kecewa dengan managemen PT Waskita dan PTPN  karena tidak peduli dengan kerusakan jalan. Karena disinyalir kerusakan itu  akibat sering dilewati mobil material PT.Waskita dan PTPN mengangkut pupuk dan  gula.

”Jika dalam waktu dekat masih tidak ada perbaikan sama sekali, maka masyarakat memastikan akan menutup jalan untuk sementara sampai ada perbaikan. Kemudian, akan menanam pisang maupun aksi yang lebih keras lagi agar protes masyarakat didengar pemerintah,” katanya.

Tak ketinggalan, rombongan Komisi III DPRD Ogan Ilir juga ikut angkat bicara. Mereka menyatakan akan memperjuangkan aspirasi masyarakat dan sesegera mungkinberkoordinasi dengan pihak perusahaan. Mengingat jalan itu merupakan urat nadi perekonomian masyarakat dua kecamatan dan menghubungkan empat kecamatan yakni Rantau Alai, Lubuk Keliat, Muara Kuang, dan Rambag Kuang. Usai melaksanakan sidak kelokasi jalan rusak, Rombongan anggota dewan ini langsung meluncur menuju PT Waskita di Desa Awal Terusan Kecamatan SP Padang, Kabupaten OKI. Dewan meminta pertanggungjawaban PT.Waskita atas kerusakan jalan provinsi itu.

Namun sayang pada pertemuan itu belum ada titik temu karena pihak Waskita akan berkoordinasi dulu dengan petingi-petinggi di perusahaan tersebut.

Mandeknya perundingan itu membuat rombongan komisi III kecewa. Para perwakilan rakyat ini mengultimatum jika dalam waktu dekat Waskita tidak bisa melakukan perbaikan.

Maka pihaknya bersama Dishub Ogan Ilir berikut Sat Pol PP akan menutup seluruh aktivitas PT.Waskita. Guna menghindari kerusakan jalan semakin parah. (Snd)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.