Banner sumsel

PT Medco E&P Ajak Masyarakat Danau Cala Kembangkan Potensi Perikanan

MUBA, koransumatera.com – Salah satu cara yang dilakukan PT Medco E&P Indonesia untuk mengembangkan potensi perikanan khususnya di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) dengan menyelenggarakan festival mancing tradisional di Desa Danau Cala Kecamatan Lais Kabupaten Musi Banyuasin.

Festival yang dipandu oleh panitia yang dibentuk dari pemuda karang taruna dan Pemerintah Desa Danau Cala, diikuti peserta yang berasal dari masyarakat Desa Danau Cala, perwakilan dari Dinas Perikanan Kabupaten Musi Banyuasin, perwakilan Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Musi Banyuasin, perwakilan dari Kecamatan Lais, Komunitas Mancing Mania Sumatera Selatan (KMMS), awak media serta pegawai perusahaan, salah satunya bertujuan untuk menunjukan potensi alam yang dapat menjadi sumber pendapatan baru bagi masyarakat yakni objek wisata pemancingan.

Dalam kesempatan itu, Manager West Area CARE Bondan Brillianto, Program ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan kepada nelayan serta merupakan bentuk kerjasama antara perusahaan dan masyarakat yang bertujuan untuk membangun pola pikir masyarakat sehingga dapat mengembangkan usaha baru dengan memanfaatkan potensi desa. “Kami berharap, desa Danau Cala dapat menjadi desa wisata dengan menjual potensi pemancingan,” jelasnya, Minggu (4/2/2018).

Muhammad,  Kepala Dusun III Desa Danau Cala mewakili pemerintahan Desa Danau Cala sangat mengapresiasi kegiatan tersebut, selain untuk menyalurkan hobi para pemancing, sekaligus sebagai wadah untuk memperkenalkan ke dunia luar terhadap potensi alam yang ada di desa Danau Cala kecamatan Lais. “Atas nama masyarakat sekitar Danau Cala, saya mengucapkan terima kasih kepada PT Medco E&P yang telah banyak memberikan pendampingan, bantuan dan menunjukkan kepedulian kepada masyarakat sekitar. Hal ini membuktikan komitmen Medco E&P kepada masyarakat, karena beberapa kegiatan positif telah dilaksanakan di desa Danau Cala serta dapat dinikmati oleh masyarakat desa Danau Cala,” ujarnya.

Terpisah, Yanto (40) warga Desa Danau Cala yang merupakan salah satu sopir ketek juga merasa ketiban rezeki atas pelaksanaan kegiatan tersebut, dirinya mengatakan menerima imbalan carteran perahu mengangkut peserta  lombang mancing tersebut. “Ya, saya pribadi mengucapkan terimakasih atas kegiatan ini, karena ikut kebagian rezeki,” jelasnya.

Reporter : Charles

Editor : Elan

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.