Banner sumsel

PSSI Gelar KLB untuk Bentuk Kepengurusan Baru

JAKARTA,koranindonesia.Id-Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) bakal menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) untuk membentuk kepengurusan baru setelah Ketua Umum Edy Rahmayadi mengundurkan diri beberapa waktu lalu.

Rapat tersebut dipimpin Plt Ketua Umum PSSI, Joko Driyono, di kantor PSSI pada Selasa (19/02/2019) malam. Dikatakannya ada dua agenda penting dibahas dalam KLB. Pertama, membentuk perangkat Komite Pemilihan (KP) dan Komite Banding Pemilihan (KBP). Kedua, penetapan tanggal Kongres pemilihan kepengurusan baru.

Joko Driyono mengatakan, PSSI akan mengirim utusan untuk berkoordinasi secara langsung dengan FIFA selaku induk olahraga sepak bola dunia. Tujuannya agar KLB bisa diijinkan untuk digelar.

“PSSI berkoordinasi secara langsung dengan FIFA untuk mendapatkan arahan dan rekomendasi yang tepat,” terangnya dalam keterangan resmi diterima koran Indonesia.id.

Keputusan ini muncul di saat PSSI tengah dirundung kasus pengaturan skor yang ditangani Satuan Tugas (Satgas) Antimafia Bola. Sejumlah orang terkemuka di dunia sepak bola tanah air, telah dipanggil dan menjalani pemeriksaan oleh satgas. Joko Driyono juga telah menjalani pemeriksaan sebagai tersangka pada selama 20 jam pada Senin (18/02/2019) hingga Selasa (19/02/2019).

Joko Driyono ditetapkan sebagai tersangka setelah tim gabungan yang terdiri dari Satgas Antimafia Bola, penyidik Polda Metro Jaya, dan Inafis Polda Metro Jaya, melakukan penggeledahan di apartemen Jokdri. Unit apartemen yang berada di  Tower 9 Taman Rasuna Said, Jakarta Selatan, digeledah pada Kamis (14/02/2019) malam.

Dari penggeledahan tersebut, kepolisian mengamankan sekitar 75 item barang bukti dari apartemen Jokdri. Di antaranya ialah buku tabungan dan kartu kredit, cek, kwitansi, dan uang tunai. Turut disita diantaranya barang elektronik seperti laptop, iPad, tablet, flash disk, dan enam buah ponsel. Selain itu, sejumlah dokumen dan catatan, di antaranya dokumen PSSI, turut disita oleh tim satgas.

Setelah menggeledah apartemen Jokdri, tim gabungan juga menggeledah ruang kerja Jokdri di kantor PSSI. Dari lokasi tersebut, polisi menyita sembilan item barang bukti, seperti ponsel, kunci kantor, dan sejumlah dokumen. (Erw)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.