Proyek Trotoar Ogan Ilir Dipertanyakan

INDRALAYA, koranindonesia.id – Proyek Trotoar di Kota Inderalaya, Ogan Ilir (OI) yang pengerjaanya kejar tayang di akhir Tahun Anggaran (t.a) 2017, dengan menghabiskan anggaran mencapai miliaran rupiah yang bersumber dari dana APBD Kabupaten OI tahun 2017 mendapat sorotan dari kalangan DPRD Kabupaten OI.

Ketua Komisi III DPRD OI Afrizal mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum lagi melakukan pengecekan ke lapangan, terkait realisasi proyek pembangunan trotoar di dalam Kota Inderalaya tersebut.

Meski demikian diakuinya, beberapa waktu sebelumnya saat penyampaian pemandangan umum dari Fraksi Partai NasDem terhadap nota pengantar bupati tentang Laporan Kerja dan Pertanggungjawaban (LKPj) 2017, pihaknya telah meminta agar pembangunan proyek tersebut tidak lagi dilanjutkan di 2018 ini.

“Karena kami melihat, azas manfaat dari keberadaan trotoar itu sendiri yang menurut kami belum terlalu besar dampaknya bagi kemaslahatan masyarakat, contohnya hari ini disampaikan foto trotoar, ternyata trotoar yang dibangun kemarin belum digunakan oleh masyarakat Ogan Ilir sudah rusak,” urai Afrizal kepada koranindonesia.id Selasa (24/4/2018).

Ditambahkan dia, pihaknya sangat berterimakasih dengan adanya koreksi dari sejumlah wartawan, yang telah memberikan informasi terkait realisasi proyek trotoar yang sedianya sudah rampung pada 2017 lalu ini.

“Dan sepengetahuan kami anggaran proyek trotoar tersebut sudah dianggarkan lagi pada 2018 ini sebesar Rp20 miliar untuk menyelesaikan pengerjaan tahun sebelumnya. Kalau memang ditemukan kerusakan, maka kami akan mengadakan rapat khusus dengan pihak terkait, dalam hal ini Dinas PUPR akan kami panggil dan melakukan pembahasan masalah trotoar ini,” tandas Afrizal.(snd)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.