Banner Muba 23 – 31 Juli 2021
banner Pemprov Juni

Pria Ini Cabuli 12 Anak Laki-laki

PALEMBANG, koranindonesia.id – J (22), seorang oknum pengasuh salah satu pondok pesantren (ponpes) di Ogan Ilir (OI) ditangkap Subdit IV Remaja Anak dan Wanita (Renakta) Ditreskrimum Polda Sumsel, Selasa (14/9).

Dia diringkus lantaran telah mencabuli santri Ponpesnya sendiri yang terjadi di Juni 2020 hingga Agustus 2021 lalu yang korbannya mencapai kurang lebih 12 orang laki-laki berusia belasan tahun.

Pelaku J mengaku bahwa aksi yang dilakukannya itu dapat dengan mulus dilancarkan karena mengiming-imingi korbannya dengan uang. “Saya melakukannya demi mendapatkan kepuasan saya sendiri,” ujarnya, Rabu (15/9).

Sementara itu, Dirreskrimum Polda Sumsel, Kombes Hisar Siallagan mengatakan, bahwa korban berjumlah 12 orang dan enam diantaranya disodomi pelaku. “Dari keterangan pelaku ke anggota kita bahwa hanya enam orang di sodomi dan sisanya hanya di dicium pelaku mulai dari disuruh memegang alat kelamin sampai disuruh mengeluarkan sperma pelaku,” katanya.

Pelaku melakukan aksinya dengan cara menghampiri korban yang sedang tertidur. “Korban kemudian dipanggil pelaku untuk menuruti kemauan bejat pelaku, kalau korban tidak mau menuruti kemauan pelaku maka korban akan diberikan hukuman dengan cara masuk ke dalam gudang dan di kunci,” bebernya.

Atas ulahnya pelaku terancam pasal 82 ayat 1,2 dan 4 Jo 76 UURI No 17 tahun 2016 tentang perpu no 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU No 23 tahun 2003 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman lima sampai 15 tahun penjara.

“Dalam kasus ini pelaku terancam hukuman yang memberatkannya karena dia ini pengasuh yang seharusnya melindungi santri tapi ini sebaliknya, penangkapan pun kita melibatkan keluarga dari pelaku itu sendiri,” tutupnya.(Depe)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.