Pemprov Ramadhan
Banner april lebaran

Presiden UEFA Larang Pemain yang Terlibat dalam Liga Super Eropa Main

 

 

JAKARTA,koranindonesia.id--Presiden UEFA Alexander Ceferin berjanji akan memberi hukuman kepada peserta di Liga Super Eropa dan mengatakan bahwa para pemain yang terlibat “akan dilarang tampil di Piala Dunia dan Euro.”

Artinya, Tidak akan ada Lionel Messi, Cristiano Ronaldo, Kevin de Bruyne, dan lainnya di Piala Dunia 2022 mendatang saat UEFA telah mengkonfirmasi pembatasan hak keterlibatan para pemain di level internasional bagi mereka yang terlibat dan bermain di Liga Super Eropa.

Rencana pembentukan kompetisi Eropa yang baru diumumkan pada Minggu (18/4) kemarin, dengan sejauh ini sudah ada 12 klub pendiri yang terdaftar untuk mengikuti kejuaraan yang disebut-sebut sebagai saingan Liga Champions saat ini.

Liga Primer Inggris diwakili “enam besar” tradisional, yakni Manchester United, Liverpool, Chelsea, Manchester City, Arsenal, dan Tottenham Hotspur.

Pihak UEFA dikutip goal.com  menegaskan pendirian mereka, dan Ceferin menyerukan dunia sepakbola untuk bersatu melawan “rencana sinis” yang mengancam akan menyebabkan perpecahan besar di liga-liga utama di Eropa.

“Saya tidak bisa menekankan lebih kuat bagaimana semua orang bersatu melawan proposal yang memalukan dan mementingkan diri sendiri itu, yang didorong oleh keserakahan di atas segalanya,” ujar Ceferin saat mengumumkan format baru Liga Champions yang akan mulai berlaku pada 2024.

“Kita semua bersatu melawan proyek yang tidak masuk akal itu. Rencana yang sinis, sepenuhnya bertentangan dengan sepakbola yang semestinya. Kami tidak bisa dan tidak akan membiarkan hal itu berubah.”

“Para pemain yang akan bermain di tim-tim yang mungkin bermain di liga itu akan dilarang ikut Piala Dinia dan Euro.”

 

“Kami mendesak semua orang untuk berdiri tegak bersama kami karena kami melakukan segala daya kami untuk memastikan itu tidak pernah akan membuahkan hasil.”

Ketika ditanya apakah Liga Champions berlanjut tanpa 12 klub yang dilaporkan mendirikan Liga Super Eropa itu, Ceferin memberi jawaban pasti.

“Ya, tentu saja. Di Eropa, ada banyak klub bagus dan penggemar setia. Anda sudah mendengar perubahan hari ini tentang perubahan UEFA sejak 2024. Kami akan melakukannya dengan atau tanpa mereka,” ujar Ceferin lagi.

 

(red)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.