Banner Pemprov 2020
Muba 21 Juli

Presiden PKS Desak Jokowi Ambil Kebijakan Lockdown Parsial

 

JAKARTA, koranindonesia.id – Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mohamad Sohibul Iman, mendesak Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mengambil kebijakan Lockdown secara Parsial karena perkembangan kasus penyebaran Virus Corona atau Covid-19 yang kian hari kian mengkhawatirkan.

Sohibul menekankan bahwa pihaksanya sedari awal sudah meminta pemerintah mengambil kebijakan Lockdown Parsial di zona merah pandemi dan di daerah-daerah yang memiliki banyak penerbangan langsung ke luar negeri.

“PKS dari awal sudah jelas bahwa kami meminta untuk Lockdown. Bahkan kalau tidak memungkinkan Lockdown nasional, kami anjurkan untuk Lockdown Parsial. Artinya kota-kota yang terekspos secara langsung ke luar negeri, artinya ada direct flight yang cukup massif itu di-Lockdown secara lokal,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jakarta, Sabtu (28/3/2020).

Menurut Sohibul, fenomena penyebaran Covid-19 saat ini memiliki tren persebaran dari wilayah zona merah ke wilayah-wilayah lain di Indonesia.

“Sekarang terbukti anjuran kami ini, hari ini laporan Jawa Tengah, Jawa Timur, yang sekarang pada kena positif itu umumnya adalah dari Jakarta, dari Jabodetabek. Makanya kami tetap menginginkan kepada Pak Jokowi berikanlah kebijakan untuk ada Lockdown Parsial daerah yang memiliki mobilitas sangat tinggi,” ungkapnya.

Sohibul mengakui bahwa Lockdown atau social distancing sejatinya buka budaya di masyarakat Indonesia. Sebab, baik Lockdown maupun social distancing, keduanya sama sekali tidak sesuai dengan karakter sosial bangsa Indonesia.

“Jadi bukan Lockdown tidak bisa karena bertentangan dengan budaya kita. Social distancing pun juga bertentangan dengan budaya kita yang suka kumpul-kumpul. Yang terpenting adalah penegakan tegas dari aturan itu,” katanya.

Sohibul melihat, dengan kondisi disiplin warga yang cukup rendah dalam mematuhi social distancing, maka opsi Lockdown secara Parsial harus kembali dipertimbangkan.

“Kalaulah DKI ini sudah di-Lockdown secara Parsial dari kemarin, saya kira masyarakat tidak akan bisa keluar dari DKI, karena itu masyarakat dari DKI tidak bisa menularkan di tempat lain begitu juga di tempat lain. Jadi kami tetap bersikukuh berlakukanlah Lockdown secara Parsial,” ungkapnya.

Sekadar informasi, Lockdown Parsial juga sudah disuarakan oleh Dewan Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI).

Ketua Dewan Guru Besar Fakultas Kedokteran UI, Siti Setiati, menyarankan pemerintah untuk melakukan Lockdown secara Parsial untuk mencegah semakin meluasnya penularan Covid-19.

Setiati mengatakan, berkaca dari negara lain Lockdown secara Parsial bisa menjadi pilihan bagi Indonesia. Menurut Siti, Lockdown secara lokal itu disarankan dilakukan selama minimal 14 hari.(Mar)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.