Banner sumsel

Presiden Kirim Dokter Kepresidenan untuk Pantau Kesehatan BJ Habibie

JAKARTA, koranindonesia.id- Presiden Joko Widodo mengirim dokter kepresidenan dan Paspampres untuk hadir di Jerman mendampingi  mantan presiden ke-3 BJ Habibie saat dilakukan tindakan medis.

Staf Khusus Presiden Johan Budi  di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (5/3/2018) mengatakan  saat ini BJ Habibie sedang dirawat di sebuah rumah sakit di Kota Munchen, Jerman, melayangkan sejumlah permintaan kepada Presiden Jokowi.

“Saya kira permintaannya memang tidak berlebihan, memang harus didampingi,” katanya di Jakarta.

Sebelumnya saat berkomunikasi langsung dengan Presiden Jokowi melalui sambungan telepon pada Minggu (4/3/2018), mantan Menristek itu menginginkan adanya tim dokter kepresidenan dan Paspampres untuk hadir di Jerman mendampinginya saat dilakukan tindakan medis terhadapnya.

Presiden Jokowi pun menyanggupi permintaan tersebut dan secara khusus mengutus Prof. Dr. Lukman Hakim, SpPD-KKV, SpJP, Kger, seorang spesialis jantung dan pembuluh darah dari tim dokter kepresidenan, untuk berangkat ke Jerman, termasuk anggota Paspampres juga diberangkatkan.

“Berdasarkan UU tentang biaya kesehatan presiden, mantan presiden, wakil presiden, dan mantan wapres memang ada kewajiban. Saya tidak tahu seberapa besar. Tapi yang pasti jangan dilihat itunya, dilihat perhatian Pak Presiden kepada Pak BJ Habibie  sehingga Pak Presiden langsung menelpon beliau begitu mendengar kabar Pak BJ Habibie  dirawat di rumah sakit,” kata Johan.

Sebelumnya dalam fanpage facebook Presiden yang diunggah beberapa waktu lalu menginformasikan, bahwa Presiden ke-3 Republik Indonesia Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie saat ini tengah dirawat di sebuah rumah sakit di Kota Munchen, Jerman.

Untuk itu, Presiden mengajak semua warga berdoa untuk kesembuhan BJ Habibie. “Mari berdoa untuk kesembuhan Pak Habibie. Semoga beliau segera pulih dan kembali ke tengah-tengah kita dalam keadaan sehat seperti sediakala,” tulis Presiden Jokowi seperti dikutip setkab.go.id . (ard)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.