Banner sumsel

Pra Rekonstruksi Pembunuhan Wanita Dalam Lemari, Tersangka Peragakan 13 Adengan

JAKARTA,koranindonesia.Id-Dua sejoli tersangka kasus pembunuhan wanita dalam lemari bernama Ciktuti Lin Puspita (22), Y dan NR menjalani prarekonstruksi yang digelar penyidik Polres Metro Jakarta Selatan.

Kepala Sub Bagian Humas Polres Metro Jakarta Selatan Ajun Komisaris Polisi (AKP) Suharyono mengatakan kegiatan prarekonstruksi itu untuk memberikan gambaran adegan yang dilakukan kedua tersangka YP dan NR sebelum rekonstruksi digelar.

Polisi menduga pembunuhan tersebut bermotifkan uang titipan dari pelanggan tempat hiburan malam kepada NR melalui CIP yang tidak sesuai nominalnya. Kedua tersangka sempat melarikan diri, namun petugas Polres Merangin Jambi membantu penangkapan pada Selasa (20/11/2018) malam.

Terpantau puluhan warga berkumpul di depan kos yang dihuni Ciktuti Iin Puspita di Jl Mampang Prapatan VIII Gang Senang. Y dan NR yang memakai baju tahanan disoraki warga saat dibawa ke kos korban. Y dan NR langsung dibawa ke kamar kos Ciktuti Iin Puspita. Tampak Kapolres Jaksel Kombes Indra Jafar ikut dalam prarekonstruksi.

Dalam rekontruksi yang dilakukan tersangka Y dan NR menggelar 13 adegan pembunuhan yang dilakukan tersangka Y dan NS. Dalam rekontruksi tersebut berjalan dengan baik dan tidak ada hambatan para tersangka menggelar rekontruksi dengan aman dan tenang.

“Rekontruksi berjalan dengan baik. Masyarakat dengan tenang menyaksikan saat di gelar rekontruksi di kos korban,” tandasnya.

Tewasnya Ciktuti Iin Puspita, seorang pemandu lagu di tempat karaoke terungkap setelah mayatnya ditemukan dalam lemari kamar kos pada Selasa (20/11/2018). Tersangka dalam pemeriksaan sementara menyebut menganiaya Ciktuti Lin Puspita pada Minggu (18/11/2018).

Pembunuhan ini terjadi setelah cekcok Ciktuti Iin Puspita dengan NR, yang juga rekan kerja di tempat karaoke. Kepada polisi, tersangka menyebut Ciktuti tak memberikan seluruh uang titipan dari pelanggan karaoke.

Dari Rp 1,8 juta duit yang dititipkan, Ciktuti Lin Puspita hanya menyerahkan Rp 500 ribu ke NR. Y, kekasih NR ikut naik pitam saat terjadi cekcok hingga terjadinya pembunuhan.

Kepala Ciktuti dipukul menggunakan palu. Jasadnya lalu dimasukkan dalam lemari. Sementara dua tersangka sempat kabur dan akhirnya ditangkap di Jambi. (Erw)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.