Banner Pemprov 2020
Banner Muba Juni 2020

PPP Sarankan PDIP Maafkan Pelaku Pembakar Bendera

JAKARTA, koranindonesia.id – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyarankan agar aksi pembakaran Bendera PDI Perjuangan (PDIP) yang dilakukan pendemo penolakan Rancangan Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) tidak perlu ditindaklanjuti.

“Kami di PPP sarankan kepada PDIP yang begitu tidak usah juga (terlalu ditanggapi serius) pada kondisi seperti saat ini (pandemi Covid-19), kemudian (tidak perlu) ditindaklanjuti dengan katakanlah proses Hukum melalui laporan kepada polisi,” ungkap Sekjen PPP, Arsul Sani, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta (25/6/2020).

Arsul mengatakan, saat ini lebih baik pelaku dimaafkan saja. Namun jika kejadian tersebut terulang, menurut Arsul, maka barulah PDIP perlu menindaklanjutinya secara serius.
“Kalau kemudian itu terulang-ulang lagi, ya itu haknya teman-teman PDIP untuk itu (menindaklanjuti). Kalau sekali yang kemarin, diperingatkan saja pelakunya dan pihak yang harus bertanggungjawab, terlebih dimaafkan,” katanya.

Anggota Komisi III DPR RI itu sangat menghormati hak masyarakat untuk berunjuk rasa. Namun di sisi lain, Arsul menegaskan, siapapun yang berunjuk rasa itu juga punya kewajiban untuk menjaga ketertiban dan tidak memprovokasi.

“Kewajiban untuk tidak memprovokasi atau terprovokasi oleh tindakan yang menyebabkan elemen masyarakat lain bereaksi, itu yang kita minta,” ujarnya.(Mar)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.