Bhintan Shalawat

Polri Deteksi Keberadaan Pria Pengunggah Video Penurunan Foto Presiden

JAKARTA, koranindonesia.id – Polri telah mendeteksi keberadaan pria yang berada dalam video penurunan foto Presiden Joko Widodo (Jokowi), pria tersebut berinisial JS diketahui tengah berada di Malaysia.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes (Karopenmas) Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, JS tidak bisa langsung ditangkap. Polri masih harus berkoordinasi dengan Divisi Hubungan Internasional Polri dan Interpol untuk memeriksa JS.

“Masih perlu melalui Divhubinter dan Interpol dulu. Statusnya juga masih belum sebagai tersangka,” ungkapnya kepada wartawan di Humas Mabes Polri, Jakarta Pusat, Rabu (17/4/2019).

Video pengerekan foto Presiden Jokowi dilaporkan Direktorat Hukum dan Advokasi Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, Selasa (16/4/2019) lalu. Video tersebut dilaporkan karena dianggap melanggar Pasal 207 KUHP mengenai tindak pidana kejahatan terhadap penguasa umum.

Di video yang viral di media sosial itu, JS terlihat mengunakan baju khas tim pemenangan Prabowo-Sandi. Namun Dedi mengatakan, kepolisian belum bisa memastikan apakah JS bagian dari tim pemenangan kubu 02.

“Polri belum dapat memastikan kapan JS bakal dijemput untuk diperiksa. Penyidik masih mendalami apakah video itu diambil saat di Malaysia atau bukan,” terangnya

Sebelumnya, Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf menyayangkan peristiwa penghinaan terhadap lambang negara itu. Apalagi gambar yang diturunkan tersebut merupakan Presiden RI. “Karena di luar dari kebudayaan kita. Tetapi ini sesuatu yang harus dikoreksi. Karena ketika beliau sedang umrah, tetapi malah ada pelecehan,” tandasnya.
(erw)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.