Polrestabes Palembang Amankan 28 Juru Parkir

Setor ke Preman sampai Rp500 ribu

PALEMBANG, Koranindonesia.id – Maraknya laporan masyarakat soal pungli berkedok parkir membuat Unit Turjawali Satuan Sabhara Polrestabes Palembang mengamankan sejumlah penjaga parkir, Kamis (9/1/2020).

Dalam operasi ini, tim yang dipimpin Iptu Firman mengamankan 28 orang juru parkir dari sejumlah titik di Kota Palembang untuk dilakukan pendataan dan diberi pengarahan agar tidak memungut iuran parkir melebihi ketentuan yang ditetapkan pemerintah.

Kasat Sabhara Polrestabes Palembang Kompol Sutrisno didampingi Kanit Turjawali Iptu Firman mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk cepat tanggap pihaknya terhadap laporan masyarakat, karena selama ini banyak warga mengeluh atas tindakan oknum juru parkir liar.

“Puluhan juru parkir ini kita amankan dari daerah Cinde, Pulau Mas, Pasar 16 ilir dan sekitar Megharia. Mereka diduga sering memaksa meminta uang parkir dengan bandrol harga di atas Rp5.000. Padahal aturan pemerintah kota hanya Rp1.000 untuk motor dan Rp2.000 untuk mobil,” kata Trisno.

Namun, dirinya melanjutkan, para juru parkir ini diduga menyalahi aturan yang sudah ditetapkan pemerintah, mereka mematok harga seenaknya dengan tarif Rp5.000 untuk motor dan Rp10.000 untuk mobil.

“Setiap juru parkir ini didata agar nantinya tidak melakukan pemerasan terhadap pengendara yang parkir,” tandasnya.

Sedangkan salah satu juru parkir yang tak mau menyebut nama mengaku terpaksa meminta uang lebih besar kepada pengendara karena menyetor dengan preman di wilayah tersebut.

“Kami terpaksa meminta uang parkir mahal karena kami menyetorkan dengan yang punya wilayah. Uang setorannya sangat besar, setiap harinya hampir Rp500 ribu,” tutupnya. (sup)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.