Polres Banyuasin Selamatkan 30.000 Jiwa dari Bahaya Narkoba

BANYUASIN, koranindonesia.id – Kapolres Banyuasin AKBP Yudhi Surya Markus Pinem didampingi Wakapolres Kompol Arif Harsono, Kasat Narkoba AKP Liswan, Kabag Humas AKP Ery Yusdi dan jajaran Sat Res Narkoba Polres Banyuasin menggelar rilis di halaman Mapolres dari hasil penangkapan pelaku pembawa narkoba jenis daun ganja kering sebanyak 10 paket besar yang ditangkap pada Jumat (1/6/2018) sekira pukul 06.00 WIB.

Keberhasilan mengamankan narkotika jenis ganja seberat 10 kilogram itu juga disebut Kapolres, sama artinya dnegan menyelamatkan sedikitnya 30 ribu jiwa di Sumatra Selatan (Sumsel) dari bahaya penyalahgunaan narkotika yang dipasarkan tersangka Nofrianto (24) warga Sidumulyo, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muaraenim, yang berhasil diamankan Polres Banyuasin di Km 42, Kelurahan Kayuara, Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin.

“Tersangka akan dijerat dengan pasal 114 ayat (2) subsider pasal 112 ayat (2) Undang Undang (UU) Nomor 35/ 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman minimal lima tahun penjara dan maksimal seumur hidup, hingga hukuman mati,” kata Kapolres Banyuasin AKBP Yudhi Surya Markus Pinem di Mapolres Banyuasin, Rabu (6/6/2018).

Dikatakan Yudhi, berdasarkan laporan dari masyarakat bahwa akan ada pengiriman paket nakorba dalam jumlah besar yang akan melintas di jalan lintas timur menuju Palembang.

Sat Reserse Nakorba Polres Banyuasin pun langsung melakukan penyelidikan selama lima hari, dan pada Jumat (1/6/2018) sekira pukul 06.00 WIB dilakukan razia dan ditemukan barang bukti ganja seberat 10 kg yang dibawa tersangka menggunakan tas ransel.

“Barang Bukti yang berhasil diamankan adalah nakortika jenis ganja seberat 10 kg, satu unit ponsel, dua buah tas ransel dan satu tiket bus pelangi,” papar Yudhi.

“Seandainya ganja seberat 10 Kg ini bisa lolos, artinya akan ada  30.000 jiwa masyarakat kita yang akan menanggung akibatnya,” tegas Kapolres pula. (wal)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.